Bawaslu Awasi Surat Suara

F AA Cek

IST/RADAR MANDALIKA PENGECEKAN: Komisioner Bawaslu Loteng, Lalu Fauzan Hadi tengah melakukan pengecekan logistik surat suara, Sabtu pekan lalu.

PRAYA – Kordiv Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu Lombok Tengah, Lalu Fauzan Hadi mengatakan, surat suara yang datang, Sabtu lalu telah dilakukan pengewasan oleh Bawaslu. Pihaknya hanya melakukan kepastian terkait apakah logistik yang ada sudah tersegel dengan baik. Selain Bawaslu, pihak kepolisian juga ikut menyaksikan dan mengecek seluruh logistik tersebut saat di masukan ke dalam gudang.

 Dia menjelaskan, untuk pengawasan tersebut, pihaknya telah melakukan penyesuaian dengan surat perjanjian dan surat pegiriman atau surat jalan dari perusahaan tempat pengadaan logistik tersebut.

Dia membeberkan, ada 386 kardus yang berisi 2.000 per satu dus dan satu dus terakhir berisi 1.051, sehingga total keseluruhan surat suara menjadi 771,051 sesuai dengan jumlah perjanjian yang merupakan jumlah DPT ditambah 2,5 persen pemilih per TPS ditambah 2.000 surat suara cadangan.  

Dijelaskan, untuk surat suara yang lebih maka akan dimusnahkan di tempat cetak, sehingga kemungkinan terjadi penambahan surat suara dapat dipastikan tidak akan terjadi.

 “Jadi sebelum pengiriman, ada pengecekan surat suara lebih, cacat atau rusak yang akan langsung dimusnahkan,” jelasnya.

Untuk pengawasan logistik saat ini, dilakukan pengamanan oleh aparat kepolisian yang berada di gudang logistik KPUD. Logistik untuk pemungutan saat ini diakuinya sudah lengkap, namun informasi yang Bawaslu terima logistik untuk penghitungan (form C, red) telah diundur pengadaannya. Dan sampai saat ini, KPU sendiri belum memastikan kapan pengadaan logistik untuk penghitungan itu akan didatangkan. Awalnya kata Fauzan, KPU akan menggunakan sistem e-rekap untuk melakukan kegiatan penghitungan, namun beberapa waktu lalu ada masukan dari Bawaslu terkait fasilitas dibeberapa daerah yang belum memungkinkan untuk menggunakan sistem tersebut.

 “Beberapa daerah kita tahu jaringan tidak semua masuk, oleh karena itu untuk mekanisme penghitungan suara tetap dilakukan dengan manual,” katanya.

Ditambahkan, pengadaan logistik secara keseluruhan sudah selesai H-30, sebelum pemungutan suara dilakukan. Dalam aturan terkait pengadaan logistik tidak ada, tapi melihat kegiatan teknis selanjutnya seperti pelipatan kertas tentu akan memakan waktu yang cukup lama.

“Saat ini surat suara kan dalam keadaan belum terlipat,” beber dia.

“Saat ini APD kan baru datang sebagian juga,” tambah dia.

Informasi yang Bawaslu terima, APD ini ditender di pusat dan provinsi, maka dari itu KPU kabupaten sendiri saat ini tengah menunggu kejelasan dari pusat. “Jadi APD yang dipegang oleh provinsi sudah datang, tinggal saat ini menunggu pengadaan APD dari pusat selesai,” tutupnya. (buy)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Paling Penting Tingkatkan PAD

Read Next

Modal Nyabu, ABG Ini Maling di 16 TKP

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *