Bawaslu Telusuri Bagi-bagi Jilbab

F Jilbab

PRAYA –Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lombok Tengah masih menelusuri pembagian jilbab diduga dilakukan tim paket nomor 3, Masrun-Habib.

 Kordiv Hukum, Humas , Data dan Informasi Bawaslu Lombok Tengah, Baiq Husnawati mengatakan, pihaknya hari ini (kemarin, red) telah meminta anggota Panwascam menelusuri informasi pembagian jilbab diduga oleh tim paslon nomor urut 3. Informasi yang Bawaslu terima, pembagian jilbab diduga sebagai bentuk politik uang.

Terkait pembagian jilbab kata Husna, memang banyak dilakukan oleh calon lainnya, namun untuk barang bukti kali ini, Bawaslu memperoleh video yang memperlihatkan sekumpulan ibu-ibu diberikan jilbab oleh tim nomor urut 3.

“Kita duga ini terjadi di Dusun Bangke, Desa Janapria. Ini baru saja kita instruksikan Panwascam di sana untuk segera melakukan investigasi terkait informasi tersebut,” bebernya pada Radar Mandalika, Rabu, (25/11) kemarin.

Husna menambahkan, di Kecamatan Praya Barat Daya juga Bawaslu menemukan diduga istri dari calon Bupati nomor urut 3, H Masrun membagikan jilbab di salah satu musala, dan saat ini  Bawaslu masih mencari bukti kebenarannya.

 “Kalau membagikan apapun di tempat ibadah itu memang dilarang, kalau jilbab ini masih kita lihat apakah itu bahan kampanye atau money politik,” sebut dia.

Husna menjelaskan, jika mereka melakukan kampanye menggunakan jilbab itu boleh, asalkan ada tercetak gambar maupun nomor urut paslon di jilbab tersebut. Namun, saat ini yang masih menjadi penelurusan apakah benar mereka melakukan pembagian jilbab tersebut di tempat ibadah.

 “Kalau jilbabnya polosan itu berarti ada indikasi paslon tersebut melakukan money politik. Namun kalau ada identitas calon, maka itu sah saja,” pungkasnya.

Sementara sampai berita ini diturunkan, belum ada pihak dari paslon nomor 3 memberikan keterangan. Tim bahkan calon bupati yang dihubungi tidak ada jawaban.(buy)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Tinggal di Gubuk Reyot Tengah Sawah, Papuk Denah Terpaksa Makan Nasi Basi

Read Next

Tak Gunakan Masker, Sebulan 150 Wisatawan Ditindak

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *