KHOTIM/RADARMANDALIKA.ID POSE: Sejumlah atlet Taekwondo Lombok Tengah bersama pelatih dan orang tua mendatangi Wakil Bupati Loteng, kemarin.

PRAYA – Atlet Taekwondo Lombok Tengah (Loteng) berhasil memborong medali pada Kejurnas Kapolri Cup IV yang diselenggarakan di Cibubur, Jakarta Timur.

Sebanyak 19 atlet yang berlaga, 14 diantaranya mendapatkan medali emas. Sisanya mendapatkan perak dan perunggu. Hal ini membuktikan kualitas atlet Taekwondo Loteng dalam laga nasional. Meskipun dukungan secara materi dari pemerintah tidak sepenuh hati diberikan.

Pelatih Taekwondo The Winners Family (TWF) Pelti Loteng, Kusmayadi mengungkapkan, kegiatan ini merupakan undangan dari panitia Kejurnas, dimana semua pesertanya dari utusan atas nama Polda se Indonesia. Dan pihaknya sebagai atas nama perwakilan Polda NTB yang mengikuti kelas Kadet dan umum, kemudian juga ada kelas khusus TNI/Polri.

“Dari kelas usia Kadet tampil dan senior baik dari usia SD sampai dengan SMA semua ikut serta bertanding baik dalam kategori Pomse (jurus, red) dan Kyurigi (pertarungan, red),” ungkapnya.

Dalam dua kategori baik pomse dan Kyurigi dalam kategori even festival maupun prestasi tersebut, ia katakan atlit yang ia didik tersebut semuanya dapat medali. Dari sebanyak 19 orang peserta, 14 diantaranya mendapatkan juara 1 yakni meraih mendali emas, kenudian sisanya tersebut ada di juara 2 Dan 3 yang mendapatkan perak dan perunggu. Dimana laga nasional ini, atlet didikannya tersebut bersaing dengan 3000 lebih atlet se Indonesia.

“Soal biaya kita sharing dengan para orang tua atlet dan sponsor, dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) hanya sekedar biaya minum atlet saja,” ucapnya.

Kus yang selaku pelatih bersama para orang tua atlet juga sangat bangga karena anak-anak didiknya tersebut dapat mengukir prestasi di tingkat nasional.

Salah satu atlet Taekwondo peraih emas, Apik Rajata Husni mengungkapkan, ia sangat senang mendapatkan mendali emas, dimana sejak ia berlaga dalam even tersebut ia tidak ada merasa kesulitan.

“Saat laga saya dapat pukulan 6 kali. Saat bertanding tidak ada rasa takut. Saya bertanding 4 kali dan menang,” ungkapnya.

Dari semua musuh yang ia hadapi selama laga memang tidak semua mudah dihadapi, namun ada juga yang ia akui sulit dilawan.

“Medali ini Saya bawa ke rumah untuk kedua orang tua,” tandasnya.

Sementara, Wakil Bupati Lombok Tengah, HM Nursiah usai menerima para atlet mengungkapkan, adapun beasiswa dan penghargaan untuk para atlet memang sejak dulu disediakan. Namun kebijakan ini didukung dengan kemampuan keuangan daerah. Baik dalam hal terkait prestasi cabor yang ada, dan hal ini menjadi agenda ke depan.

“Support ini pasti dalam pembinaan cabor di Loteng ini, dalam mendukung atlet berprestasi kita kolaborasi dengan dana CSR baik pihak BUMN dan BUMD kita yang ada di Loteng,” tandasnya. (tim/cr-hza)

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 434

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *