Astagfirullah, Remaja Mesum di Masjid

F mesum

ilustrasi

PROBLINGGO-Sepasang remaja berinisial M (17) dan N (16), warga Lumajang, terekam kamera pengawas atau CCTV sedang berbuat mesum di Masjid Al-Hidayah, Kota Probolinggo, Jawa Timur. Warga pun melaporkan ke polisi setelah rekaman video kedua remaja itu tersebar dan menjadi viral.  

“Rekaman CCTV yang merekam perbuatan mereka menyebar. Warga geram. Mereka kami amankan kemarin lusa,” kata Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Imam Pauji saat dikonfirmasi, Jumat (20/12/19).

Seperti diketahui, kedua pelaku, M dan N, sempat diamankan di Polres Probolinggo untuk dimintai keterangan. Namun setelah pelapor atas nama Diya’uddin mencabut laporanya, polisi akhirnya melepaskan kedua remaja tersebut. Saat itu Diya’uddin menjelaskan, alasan dirinya mencabut karena status kedua pelaku masih pelajar.  

“Kami harap ini menjadi pelajaran bagi remaja lainnya,” ujar Diya’uddin, Ketua Takmir Masjid Al Hidayah. 

Sementara itu, setelah diamankan polisi, kedua pelaku meminta maaf dan berjanji tak akan mengulangi perbuatannya. 

“Kedua pelaku masuk ke teras masjid karena kelelahan setelah berjalan-jalan di Kota Probolinggo. Mereka hendak ke rumah temannya, namun tidak ditemukan. Kedua pelaku sudah meminta maaf dan telah menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi,” kata Pauji.

Setelah itu, keduanya segera diantar ke rumah masing-masing di Kecamatan Randuagung, Lumajang.

Sementara itu, berdasar keterangan polisi, kedua pelaku ditangkap setelah menganalisa serta meminta keterangan para saksi.

“Kami membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk meringkus kedua remaja tersebut. Keduanya berhasil ditemukan setelah petugas meminta keterangan berbagai saksi dan melihat serta menganalisis rekaman CCTV,“ kata Pauji.

Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit motor dan beberapa pakaian yang diduga dikenakan para pelaku saat berbuat mesum.

Atas perbuatan mereka, kedua pelaku bisa diancam melanggar Pasal 281 ayat 1 KUHP, dengan ancaman dipenjara paling lama 2 tahun 8 bulan.(jpn)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Bikin Geger, Penemuan Makam Wali di Bendungan Batujai

Read Next

Komisi IV Akan Cek Proyek Puskesmas

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *