Angkat Bicara, Samara Hill Beberkan Bukti Kepemilikan Lahan

F Samara Hill

IST/RADARMANDALIKA.ID Anak Agung Putu Pertama Wasa

PRAYA – Pihak Samara Hill akhirnya membeberkan ke publik bukti otentik kepemilikan lahan di Desa Montong Ajan, Kecamatan Praya Barat Daya dan membeberkan sejumlah program pembinaan yang sudah dilakukan di wilayah setempat.
Sebelumnya pekan kemarin ada sekelompok warga mengklaim lahan yang merupakan milik pihak perusahaan setempat. Di lokasi sempat menegangkan antara pihak perusahaan dengan kedua warga. Dibeberkan pihak perusahaan, bahwa tetap melibatkan tenaga kerja lokal, dan pembinaan kepada masyarakat sekitar demi kemajuan Lombok Tengah.

Indonesian Country Head, Anak Agung Putu Pertama Wasa yang juga merupakan pengembang saat ini untuk Samara Hill mengungkapkan, dia sangat menyayangkan persoalan yang mencuat saat ini, yakni adanya pihak mengklaim lahan itu padahal menurutnya sudah dibayar 11 tahun lalu oleh pihaknya.

“Kami di sini banyak kami memiliki musuh bisnis yang sering menjatuhkan. Seperti ketika ada longsor, tim kami bergerak cepat menggunakan alat berat kami, kemudian ada juga oknum yang menggunakan foto dua tahun lalu, yang seolah mendramatisir keadan,” ungkapnya kepada media saat dikonfirmasi, Senin kemarin.

“Kami juga tidak hanya memperhatikan aspek kenyamanan, namun kami juga tetap mempersiapkan wadah bagi masyarakat baik dari sisi pekerjaan dari Montong Ajan dan warga sekitar proyek sekitar 86 persen yakni sekitar 106 pekerja asli Lombok Tengah,” tambahnya.
Katanya, dia yakin penolakan lahan hanya satu keluarga yakni keluarga Atim. “Dulu kami transaksi dengan bapak dan saudaranya yang paling tua dan keduanya sudah meninggal. Kemudian anaknya yang masih hidup mencari-cari kesalahan dan menggugat kembali,” bebernya.
“Kemudian adanya sporadik baru oleh pihak desa dan pihak terkait sudah ditarik karena sudah melanggar hukum, mengingat saya memiliki sertifikat resmi yang sudah dibalik nama atas nama istri saya,” tambahnya lagi.

Ditegaskannya, persoalan yang sejak tahun 2019 ini sedang diproses oleh aparat penegak hukum, mengingat sebelumnya dari pihak pengadilan sudah turun, kemudian akan masuk meja persidangan Hari Rabu mendatang. Katanya, sudah ada kesimpulan kasus perdata yang telah dimasukkan aduan tersebut.
Diterangkannya, adapun pengembangan Samara Hill akan membangun agro wisata resort terbaik di Indonesia, diamana dengan anggaran 1 triliun sudah didapatkan untuk membangun persawahan padu dan aneka kebun buah-buahan. Dengan konsep bangunan hijau 56 persen yang akan mengelilingi bangunan Villa dan bangunan sekitar 44 persen.

“Kami kirim ke Bali masyarakat Loteng dan Lobar untuk training kaitan agro wisata, dan merek akan kita jadikan pekerja kita kedepannya,” ceritanya.

Ditambahkan dia, adapun learning center yang akan digunakan untuk pusat studi masyarakat, anak-anak dan remaja sekitar yang akan focus pendalaman bahasa Inggris dan dunia perhotelan.”Nanti juga akan diberikan sertifikat bertaraf internasional,” jelasnya. (tim)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Dewan Lobar Tuding Pemprov Tak Serius

Read Next

Awas…Polisi Akan Tindak Warga Main Petasan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *