Awas…Polisi Akan Tindak Warga Main Petasan

f petasan scaled

JAYADI/RADAR MANDALIKA PETASAN: Aparat sedang melakukan razia petasan pada bulan puasa tahun sebelumnya.

PRAYA- Polres Lombok Tengah (Loteng) berjanji akan menindak tegas warga yang kedapatan main petasan selama Ramadan ini.
Hal ini dilakukan, selain karena petasan dilarang secara aturan, namun karena bunyi petasan itu juga sangat mengganggu masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah Ramadan.
Kapolres Loteng, AKBP Esty Setyo Nugroho menegaskan, saat ini pihaknya telah memberikan imbauan pada kepada warga untuk tak bermain petasan saat puasa Ramadan ini.
“Sesuai dengan maklumat dari pimpinan. Masyarakat diimbau untuk tidak menyalahkan petasan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” katanya, kemarin.
Ditanya terkait adakah razia petasan dari anggota Polres, ia mengaku masih menunggu surat edaran dari Pemkab. Sebab dari surat edaran itu, lanjutnya, akan berkaitan dengan penanganan razia gabungan terkait petasan ini.
“Tapi kalau ada kedapatan sedang membunyikan pada bulan suci Ramadan kami tentu tidak akal tinggal diam. Pelaku akan diberikan saksi sesuatu dengan aturan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh, Waka Polres Loteng, Kompol Ketut Tamiana. Ia menegaskan, pihaknya tidak akan segan -segan memberikan tindakan tegas pada warga yang kedapatan membunyikan petasan.
“Ya kalau kami temukan, kami akan memberikan tindakan hukum yang tegas. Agar menjadi pembelajaran juga bagi masyarakat lainnya,” tegasnya, kemarin.
Selain itu, pihaknya akan bekerja sama dengan Satpol PP dan Kodim akan mengadakan operasi penjual petasan selama bulan puasa.
“Kita adakan operasi ini untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama bulan puasa,” imbuhnya. (Jay)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Angkat Bicara, Samara Hill Beberkan Bukti Kepemilikan Lahan

Read Next

Mengintip Aktivitas Ramadan di Pondok Pesantren Selama Pandemi Covid-19 (1)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *