Air Banjir Rob di Pantai Loang Baloq Belum Disedot

IMG 20210528 WA0242

RAZAK/RADAR MANDALIKA TERDAMPAK: Sejumlah anak kecil tengah asyik mandi dalam area yang masih tergenang air banjir rob di Pantai Loang Baloq Kota Mataram, Jumat (28/5).

MATARAM – Pemandangan di kawasan wisata Taman Loang Baloq terlihat agak sedikit berbeda. Banjir rob yang disebabkan gelombang pasang seiring adanya gerhana bulan total atau super blood moon beberapa hari lalu masih menggenangi areal Pantai Loang Baloq. Obyek wisata yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram tersebut diterjang banjir rob sejak Rabu (26/5) pagi.

Pantaun radar mandalika.id, Jumat (28/5) siang, air banjir rob masih menggenangi areal Pantai Loang Baloq ini belum kunjung disedot sesuai janji dari pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram. Areal yang tergenang cukup luas. Hingga sampai tiga hari sejak diterjang banjir rob, areal obyek wisata andalan Kota Mataram yang masih tergenang air rob tersebut belum juga mengering.

Genangan air rob pada kubangan areal Pantai Loang Baloq tampak seperti danau buatan. Bahkan lokasi genangan dijadikan tempat pemandian oleh sejumlah bocah. Anak-anak terlihat sedang begitu asyik bermain sambil mandi di lokasi genangan air rob tersebut. Masih tanpa memikirkan dampak yang akan bisa ditimbulkan.

Disamping itu, ada lapak milik pedagang yang terdampak banjir rob terlihat masih terendam di lokasi genangan. Di mana sebelumnya tercatat setidaknya delapan lapak Pedagang Kali Lima (PKL) di Pantai Loang Baloq terendam dan rusak akibat diterjang banjir rob. Dinding lapak pedagang terbuat dari material spandek.

Siti Khadijah, seorang pedagang yang terdampak banjir rob menyampaikan, lapak tempat ia berjualan terendam dan rusak. Barang berharga lainnya yang juga ikut terendam dan rusak seperti satu unit motor dan kulkas. Untuk bertahan hidup, ia tetap berjualan di trotoar kawasan wisata Taman Loang Baloq.

Perempuan berkepala enam yang berjualan di Pantai Loang Baloq sejak 2013 lalu ini berharap kepada pihak Pemkot Mataram agar segera menangani air rob yang masih menggenangi areal terdampak. Caranya dengan menyedot air supaya areal yang tergeang secepatnya mengering. “Kita berharap pemerintah melakukan penyedotan segera,” tekan Khadijah.

Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, Mahfuddin Noor menyampaikan, Pemkot akan mempercepat pengeringan pada area Pantai Loang Baloq yang tergenang air. Caranya dengan melakukan penyedotan. Langkah ini sesuai permintaan dari masyarakat sekitar.

“Arealnya (yang tergenang air rob) terlalu luas. Kami sedang memikirkan beberapa butuh alat sedot yang kita pakai. Karena si BPBD kan terbatas alatnya,” ungkap dia. (zak)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Dampak Kebijakan Pemerintah, Petani Tembakau di NTB Merugi

Read Next

Wagub NTB Jabarkan Stimulus Ekonomi NTB Dihadapan Komisi XI DPR RI

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *