278 Bus Disiapkan Angkut Penonton MotoGP

  • Bagikan
F cek bus scaled
JHONI SUTANGGA/RADAR MANDALIKA CEK: Komandan Lapangan MotoGP Mandalika, Marsekal TNI (Purn) Hadi Cahyanto mengecek salah satu fasilitas shuttle bus, Selasa kemarin.

MATARAM – Pemerintah menyiapkan ratusan bus model shuttle bus (mini bus) gratis yang akan digunakan untuk mengangkut penonton MotoGP menuju Sirkuit Mandalika tanggal 18-20 Maret pekan ini.

Komandan Lapangan MotoGP Mandalika, Marsekal TNI (Purn) Hadi Cahyanto menyampaikan sebanyak 278 shuttle bus disiapkan khusus untuk mengangkut penonton di sejumlah titik penjemputan menuju Sirkuit, tepatnya di parkiran sebalah timur atau di parkiran sebelah barat. Jumlah tersebut belum termasuk kendaraan dari Angkutan Sewa Khusus (ASK) maupun Angkutan Sewa Umum (ASU). ASK dan ASU itu sangat diperlukan melihat jumlah penonton mencapai 60 ribu orang.

 

“Kalau kita lihat jumlah penonton 60 ribu, kemungkinan perlu bantuan dari ASK maupun ASU,” ungkap Hadi ditemui media usai melangsungkan rapat koordinasi Manajmen Rekayasa Lalu Lintas dan Manajemen Roda Transportasi pendukung pelaksaan even MotoGP bersama Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Pemprov NTB dan sejumlah asosiasi lainnya di Mataram, Selasa kemarin.

 

Selanjutnya untuk transportasi menuju areal Sirkuit, pemerintah menyiapkan 287 armada shuttle bus. Bus tersebut akan mengangkut mereka mulai dari apakah itu titik parkiran sebalah timur atau sebelah barat.

 

“(penonton) akan diantar ke gate 1, gate 2 atau gate 3 menggunakana kendaraan yang disiapakn. Jumlah kendaraan didalam 287 (bus),” jelasnya.

 

Untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta pengangkutan penonton dengan aman dan nyaman pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah steak holder yang ada hubungannya dengan tranportasi.

“Kita koordinasikan dengan Dirjen Perhubungan Darat, Kadis Perhubungan,  Dirlantas Polda NTB bagaimana mengatur arus yang aman dan nyaman,” terangnya.

 

Sebagai penanggungjawab pelaksaan Sirkuit yang diamanahkan presiden langsung,  Hadi harus memastikan semuanya terutama rute, rekayasa tranportasi berjalan dengan aman dan nyaman. Untuk menghindari kemacetan serta kelancaran rute menuju Sirkuit perlu dilakukan rekayasa lalu lintas. Salah satu point dalam rakor itu dimana besok pagi (hari ini) pihaknya akan melakukan simulasi di dua tempat pemberangkatan yaitu dari ex bandara Selaparang Mataram menuju Sirkuit dan juga dari Parkiran Bandara Internasional Lombok (BIL) juga menuju Sirkuit.

 

Simulasi yang akan dilalukan itu untuk mengetahui sinyal rute yang akan ditempuh oleh para driver kemudian apakah dia akan mengantar penonton ke parkiran timur atau barat. Sehingga ketika balapan dimulai pukul 09.00 Wita penonton sudah harus dipastikan mereka sampai di areal sirkuit sebelum jam tersebut.

 

“Kita harus melakukan simulasi dari dua tempat dari bandara dan dari ex bandara untuk pemberangkatan bus. Dari sana para driver akan mendapatkan sinyal apakah dia akan belok melalui jalur Bandara atau jalur lainnya,” katanya.

 

Dari simulasi yang akan dilalukannya itu mereka akan mengetahui kendala dimana saja sehingga untuk antisipasi pada hari pelaksanaan event.  “Termsuk juga kita akan simulasikan untuk penumpang yang ada di parkir utama untuk VIP Premier maupun untuk VIP delux. Oleh sebab itu dari Dishub lah yang akan mengatur. Saya kira besok kita simulasikan jadi akan ketahuan mana saja yang menjadi kendala paling tidak sinyal mungkin terlalu jauh,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Dinas Perhubungan NTB membagikan rute dan waktu keberangkatan bus gratis untuk para penonton MotoGP menuju Sirkuit Mandalika.

 

“Shuttle Bus bergerak dari masing -masing simpul transportasi dengan jam operasional yang telah ditetapkan dan perlu diperhatikan persyaratan bagi masyarakat yang akan menggunakan shuttle bus tersebut,” kata Kepala Dinas Perhubungan NTB, Lalu Moh Faozal.

 

Dishub NTB sendiri telah merilis sejumlah rute bus gratis ke Sirkuit Mandalika dan waktu penjemputan serta pengantarannya. Di antaranya rute Bangsal ke Mandalika pukul 06.30-12.00 WITA dan Mandalika ke Bangsal 16.00-22.00 WITA.

 

Selanjutnya, eks Bandara Selaparang ke Mandalika 6.30-12.00 WITA dan Mandalika ke eks Bandara Selaparang 16.00-22.00 WITA.  Lembar Pelabuhan Gili Mas ke Mandalika 16.00-22 WITA dan Mandalika ke Lembar Gili Mas Mas 16.00-22.00 WITA.

 

Kayangan ke Mandalika 06.30-12.00 WITA dan Mandalika ke Kayangan 16.00-22.00 WITA. Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) ke Mandalika 06.30-12.00 WITA dan Mandalika ke BIZAM 16.00-22.00 WITA.

 

“Khusus tanggal 20 Maret, jadwal bus gratis diperpanjang sampai dengan pukul 23.00 WITA,” ujarnya.

 

Adapun persyaratan untuk dapat menggunakan fasilitasi bus gratis ini di antaranya, memiliki tiket MotoGP, hasil negatif tes antigen bagi yang belum divaksin dua kali dengan biaya Rp 80.000 serta harus menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

 

Tempat penyekatan MotoGP sendiri berada pada 3 titik, di antaranya Bundaran BIZAM, Bundaran Songgong, Bundaran Mong.

 

Kementerian Perhubungan melalui Jenderal Perhubungan Darat menyiapkan 188 bus dengan ukuran medium. Di antaranya 81 unit bus dari Kemenhub dan tambahan 4 unit bus VIP yang akan digunakan sesuai kebutuhan. Lalu, 103 unit bus dari ITDC Mandalika.

 

Penyedian bus gratis tersebut untuk antisipasi bila ada lonjakan penonton yang diprediksi/ditargetkan mencapai 63 ribu. Sebanyak 278 bus disediakan untuk melayani rute ke pusat kota dan simpul transportasi di luar kawasan sirkuit.

 

Dirjen Budi Setiyadi optimis, dengan fasilitas layanan transportasi darat gratis di semua pintu masuk di NTB akan memudahkan para penonton dari luar kota/provinsi maupun luar negeri sampai ke lokasi arena balap MotoGP.

 

Selain bus gratis dari Bandara dan Pelabuhan di Lombok, angkutan ini juga mengantarkan penonton MotoGP Mandalika pada 7 rute dari parkir barat dan parkir timur menuju gate 1, gate 2, dan gate 3 Sirkuit Mandalika. (jho)

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *