MATARAM – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Wiranata didampingi Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri (PPDN) Lalu Afghan Muharor bersama Pimpinan Wilayah Bulog NTB Mara Kamin Siregar, Manager Bisnis Kurnia Rahmawati, Manager Keuangan David Dony, serta tim, melaksanakan audiensi strategis bersama Bupati Kabupaten Lombok Utara Najmul Akhyar di Ruang Pertemuan Kantor Bupati KLU pada Selasa (28/04).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTB, Lalu Wiranatan mengatakan audiensi ini merupakan langkah penyelarasan program Pemerintah Provinsi NTB dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah dan menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah isu strategis, di antaranya pentingnya penyediaan gudang cadangan pangan di Kabupaten Lombok Utara yang hingga saat ini masih belum tersedia. Keberadaan gudang ini dinilai sangat krusial untuk menjamin ketersediaan stok bahan pangan, terutama dalam menghadapi potensi gejolak pasokan dan harga.

Selain itu, upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok juga menjadi fokus utama melalui pelaksanaan pasar murah serta penguatan program binaan Desa Berdaya Perindag yang diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperpendek rantai distribusi.

Tidak hanya berfokus pada stabilitas pangan, sinergi ini juga diarahkan sebagai bagian dari strategi konkret pengentasan kemiskinan di Nusa Tenggara Barat. Melalui penguatan akses masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau, penciptaan peluang usaha melalui program binaan, serta peningkatan peran distribusi yang efisien, diharapkan mampu mendorong peningkatan daya beli dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Lombok Utara.

Kegiatan ini sejalan dengan arah pembangunan Nusa Tenggara Barat sebagaimana tertuang dalam RPJMD NTB Tahun 2025–2029, dengan visi “NTB Bangkit Bersama Menuju Provinsi Kepulauan yang Makmur Mendunia”. Pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan ekonomi yang inklusif menjadi prioritas utama yang diwujudkan melalui program-program strategis berbasis kebutuhan masyarakat, termasuk menjamin ketersediaan bahan pangan pokok, penguatan infrastruktur logistik, serta pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

“Melalui audiensi ini, kita harapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara Pemerintah Provinsi NTB, Bulog, dan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dalam menghadirkan kebijakan yang tepat sasaran demi mewujudkan NTB yang makmur, berdaya saing, dan mendunia,” pungkasnya. (jho)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *