WSBK-MotoGP, Kado Kebangkitan Ekonomi dan Pariwisata Nasional

F gubernur 1

DISKOMINFO NTB FOR RADAR MANDALIKA TURUN: Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Wagub Sitti Rohmi Djalillah saat saat meninjau Sirkuit Mandalika, belum lama ini.

MATARAM – Gubernur NTB, Zulkieflimansyah memastikan dengan terpilihnya NTB sebagai tuan rumah perhelatan event World Superbike (WSBK) dan MotoGP di sirkuit Mandalika akan memberikan dampak besar bagi kebangkitan ekonomi dan pariwisata NTB bahkan nasional secara luas. Pemerintah pusat katanya menempatkan sirkuit Mandalika dengan pertimbangan yang menarik karena mengingat event MotoGP merupakan event yang dinanti selama selama 25 tahun oleh bangsa Indonesia.

“Semua masyarakat NTB berterima kasih kepada pemerintah pusat. Tentu hal ini akan memberikan dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata bangsa Indonesia,” ungkap gubernur di Jakarta, Jumat (08/10) pekan lalu.

Bang Zul menegaskan, progres persiapan pembangunan sirkuit sudah sangat siap menyambut berbagai event internasional. Ini menunjukkan keseriusan masyarakat dan pemerintah benar-benar diwujudkan di NTB. Suasana venue the first international Street circuit dengan pesona yang demikian menakjubkan sehingga bukan hanya orang datang melihat MotoGP tapi eksternalitas positifnya yang ditimbulkan nanti.
“Jadi ini salah satu cara pemerintah pusat untuk meningkatkan Pariwisata dan mudah-mudahan ini menggairahkan kembali bukan hanya pariwisata tapi ekonomi secara keseluruhan bukan hanya untuk NTB tapi seluruh Indonesia. Oleh karena itu, seperti wake up call buat kami untuk berdamai dengan pandemi untuk kemudian kembali pulih seperti sediakala,” kata Dr. Zul.

Selain itu, doktor ekonomi industri itu mengapresiasi dukungan dan pasrtisipasi pemerintah pusat melalui BUMN, Kementerian PUPR dan TNI Polri dalam menyiapkan berbagai infrastruktur maupun sarana prasarana untuk menunjang terselenggaranya event MotoGP. Begitu juga kegiatan vaksinasi pun telah melampaui target dari 70 persen yang ditargetkan sekarang sudah mencapai 100 persen lebih.

“Oleh karena itu kami sangat optimis bahwa perhelatan akbar ini sebagai referensi international event yang kita lakukan di tengah pandemi mudah-mudahan menghadirkan kegairahan baru buat pariwisata Indonesia,” harapnya.

Untuk itu, mantan anggota DPR RI tiga periode tersebut mengatakan, untuk mensukseskan international event yang jadi etalase NTB secara nasional bahkan etalase ditingkat komunitas internasional itu penting untuk disukseskan. Tapi di sisi lain, jangan juga masyarakat jadi korban atas nama apapun terutama terkait pembebasan lahan di sekitar sirkuit yang cukup diwarnai polemik yang beragam.

“Tapi Alhamdulillah dengan sinergi dengan Badan Pertanahan dan berbagai lembaga terkait semua dikomunikasikan dengan baik tanpa ada yang merasa dirugikan,” kata gubernur.
Ditambahkannya, begitu juga masalah-masalah lainnya yang sempat viral di media sosial seperti warga yang menerobos pagar sirkuit juga menjadi atensi untuk dicaraikan masalahnya bersama-sama dan semua dapat berjalan dengan baik.

Di sisi lain, kata Dr. Zul, infrastruktur jalan bypass panjang 17 km dan lebar 50 meter dari bandara ke sirkuit juga sudah dibangun dengan menelan anggaran sekitar 1 triliun lebih yang ditargetkan rampung Oktober tahun ini. Kemudian landasan run way bandara diperpanjang untuk mempermudah pengiriman logistik kebutuhan event MotoGP 2022 mendatang. (jho/adv)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Rapimcab, IKA PMII Lombok Tengah Akan Ambil Posisi Strategis

Read Next

Pelayanan Bank Plat Merah Mengecewakan, Korkab PKH Buka Suara

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *