Samsul Bahri (IST/RADARMANDALIKA.ID)

PRAYA – Okupansi atau tingkat hunian hotel di Mandalika mencapai 99 persen pada ajang WSBK Mandalika 2023. Sementara pada ajang MotoGP yang akan digelar tahun ini, diproyeksikan okupansi hotel mencapai 80 persen.

Ketua Mandalika Hotel Association (MHA), Samsul Bahri membeberkan tingkat hunian hotel di Kuta Mandalika mencapai 99 persen saat gelaran World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika yang pada 3-5 Maret. Pasalnya, mulai dari hari kedua dan hari ketiga event WSBK okupansi hotel di angka 99 persen dan didominasi oleh kru official dan para pebalap.

“Dari angka 99 persen tersebut juga terdapat sekitar 20 persen merupakan penonton WSBK yang menginap,” ungkapnya.

Kamar hotel yang terisi sekitar 1000 dari kapasitas yang dimiliki di Kawasan Mandalika yang mencapai 1.750 kamar. Ini termasuk homestay yang ada di Mandalika. Untuk hargapun, ia menyatakan tidak ada kenaikan. Namun, untuk kru dan pebalap ini memang ada penyesuaian pelayanan. Sehingga ada harga khusus yang diterapkan oleh pihak hotel.

“Jadi sebenarnya tidak ada kenaikan harga, dan yang pastinya untung lah,” ujarnya.

Di sisi lain, menurutnya dibandingkan dengan gelaran WSBK tahun lalu, euforia maupun promosinya lebih bagus dan lebih terasa. Sehingga penonton banyak yang berasal dari luar daerah. Adapun kondisi saat WSBK tahun ini penonton lebih didominasi warga NTB.

Sehingga ke depan, diperlukan promosi yang lebih maksimal, dengan harapan lebih banyak penonton yang menyaksikan event WSBK di Mandalika.

Sedangkan pada ajang balap dunia MotoGP yang akan digelar Oktober mendatang, bookingan hotel di Mandalika mulai dari hotel bintang 2-5 sudah dibooking mencapai 80 persen.

“Untuk official kru di hotel yang tergabung MHA itu sudah terbooking semua. Jadi sistemnya mereka DP dulu 50 persen itu sebagai tanda sudah konfirmasi sehingga tinggal pelunasan saja nanti,” bebernya.

Dipastikan untuk kru dan pebalap ini akan menginap di Mandalika saat event MotoGP. Kecuali jika tidak ada perubahan jadwal balapan. Mengingat kamar sudah dipesannya.

“Bahkan, untuk hotel yang sedang dalam proses penyelesaian pembangunan saja sudah dibooking. Sehingga untuk sekarang ini tersisa sekitar 20 persen untuk hotel-hotel besar, Karena kru-nya itu banyak sekali. Tiga kali lipat dari kru WSBK,” terangnya.(tim) 

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 812

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *