MASIH MANGKRAK: Kondisi bangunan gedung Puskesmas Batu Jangkih, Kecamatan Praya Barat Daya. (DOK/RADAR MANDLIKA)

PRAYA – Selesainya proses tender terhadap tiga puskesmas yang ada di Lombok Tengah menimbulkan pertanyakan bagi masyarakat yang ada di Desa Batu Jangkih, Kecamatan Praya Barat Daya.

Adapun tiga puskesmas yang telah selesai ditender yaitu Puskesmas Batunyala, Puskesmas Bonjeruk dan Puskesmas Darek. Sementara, pembangunan lanjutan gedung Puskesmas Batu Jangkih sampai saat ini belum ada kepastian, karena belum ditender. Hal ini bisa dilihat di website LPSE Loteng.

Salah seorang warga, Takiudin menilai persoalan ini cukup serius bagi masyarakat yang ada di Desa Batu Jangkih. Dimana, fasilitas kesehatan yang merupakan kebutuhan utama masyarakat masih jauh dari perhatian pemerintah sehingga ini bisa menjadi pemicu masalah lain di tengah masyarakat.

Terlebih, kata dia, mangkrak-nya bangunan gedung Puskesmas Batu Jangkih bukan karena kelalaian masyarakat, melainkan karena kelalaian pihak PKK dinas terkait yang tidak selektif dalam menentukan kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.

“Dinas terkait harus bertanggung jawab, karena warga sudah sangat lama menantikan fasilitas kesehatan yang memadai, namun sekarang masih belum ada kabarnya,” ujarnya.

Kondisi memprihatinkan tersebut dinilai sudah cukup lama dirasakan masyarakat sejak bangunan tersebut mangkrak akhir tahun 2021 lalu. Bahkan pihaknya mengancam jika tidak kunjung ada kepastian, warga akan menggelar aksi menuntut kepastian pengerjaan lanjutan gedung puskesmas tersebut.

Lemak suruk warge aksi (nanti kita minta warga aksi),” katanya.

Sementara itu, Kades Batu Jangkih Saurim sangat berharap kepada Pemkab Loteng agar gedung puskesmas yang ada di wilayahnya tersebut bisa segera dilanjutkan. Pasalnya puskesmas tersebut sangat dibutuhkan warga sebab bukan hanya warga Batu Jangkih yang membutuhkan, namun lima desa yang merupakan wilayah kerja Puskesmas Batu Jangkih yakni Desa Batu Jangkih, Desa Montong Sapah, Desa Montong Ajan, Desa Pandan Tinggang, dan Desa Kabul.

Dimana, untuk sementara saat ini pelayanan bagi warga Kabul di alihkan ke Puskesmas Darek, lantaran bangunan yang belum kunjung tuntas.

“Harapan kami atas nama masyarakat desa Batu Jangkih, berharap secepatnya di bangun. Apa masalahnya sampai saat ini belum di tender?” cetusnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Loteng Lombok, H Suardi yang di konfirmasi lewat pesan via WA terkait kelanjutan pembangunan Puskemas Batu Jangkih, enggan memberikan keterangan.(ndi)

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 567

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *