Warga Desa Tanak Awu Ngadu ke DPRD Loteng

F tanak awu

KHOTIM/RADARMANDALIKA.ID PROTES: Warga Desa Tanak Awu saat hearing di kantor DPRD Loteng, Selasa kemari.

PRAYA – Sejumlah warga Desa Tanak Awu, Kecamatan Pujut mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah, Selasa kemarin. Di sana warga mengeluhkan sejumlah persoalan dampak dari proyek pembangunan sirkuit MotoGP dan proyek penunjang lainnya. Sementara material proyek melintas di jalan raya Desa Tanak Awu.

Kades Tanak Awu, Lalu Wisnu Wardana membeberkan dampak dari lingkungan yang dirasakan ditengah pembangunan dilakukan. Kades mengaku bahwa kurangnya pelibatan masyarakat dan juga lemahnya pengawasan amdal dari pemerintah daerah atau instansi terkait menjadi tuntutan pokok.
“Pelibatan masyarakat hanya sekitar 30 persen, selebihnya kami tidak tahu, dan pemerintah harus bertanggung jawab atas persoalan ini, atau PT yang mengerjakan,” pintanya tegas.

Di tempat yang sama, pihak BIL melalui Humas PT AP I BIL, Arip Haryanto mengungkapkan bahwa proyek terminal, dan runway hanya pengerjaan di dalam bandara dan tidak ada yang mengganggu ke areal permukiman masyarakat.
“Yang menjadi soal yakni proyek jalan yang ada di luar areal Bandar,” jelasnya.

Sementara, pihak yang mengerjakan proyek PT Waskita, Tio mengungkapkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan beberapa kontraktor dan Pemerintah Desa Tanak Awu kaitan keluhan kenyamanan masyarakat dan tenaga kerja.

“Semua keluhan akan kami tampil,” janjinya.
Ketua Komisi III DPRD Loteng, Andi Mardan dalam kegiatan hearing mengatakan penting untuk dikaji setiap keluhan ini.
“Proyek jalan bypas yang saat ini dipermasalahkan dan mempertanyakan amdal, sehingga bagaimana membangun daerah agar tetap seirama, sehingga jangan sampai mencederai kebersamaan atau memprovokasi masyarakat,” harapnya. (tim)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Banyak Kadis Absen di Paripurna, Dewan Kecewa

Read Next

Ketua BPPD Akan Dimediasi dengan Pelapor

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *