Sumbawa – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Barat, Risman Somantri, mewakili Menteri Hukum Republik Indonesia untuk menyampaikan sambutan Menteri Hukum pada Wisuda Program Pascasarjana dan Program Sarjana Angkatan XXIII Universitas Samawa Tahun 2026, Sabtu (31/10). Kegiatan yang berlangsung di Universitas Samawa, Kabupaten Sumbawa, tersebut dihadiri Rektor dan jajaran pimpinan universitas, Ketua Yayasan, Kepala LLDikti Wilayah VIII, Ketua Dewan Penyantun, Bupati Sumbawa, sivitas akademika, serta para wisudawan dan keluarga.

Dalam sambutan yang dibacakannya, Menteri Hukum menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari tanggung jawab dan pengabdian yang lebih luas kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Para lulusan diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh untuk memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitarnya.

Menteri Hukum juga menekankan pentingnya membangun sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, dan dinamika global. “Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga integritas, karakter, kreativitas, kemampuan beradaptasi, dan kepedulian sosial,” demikian pesan Menteri Hukum dalam sambutannya.

Lebih lanjut, pembangunan hukum disebut sebagai salah satu fondasi penting dalam kemajuan bangsa. Kementerian Hukum terus mendorong penguatan ekosistem hukum nasional melalui peningkatan kualitas regulasi, pelayanan hukum yang mudah diakses, pengembangan kekayaan intelektual, serta transformasi pelayanan hukum berbasis digital. Dalam hal ini, perguruan tinggi diharapkan turut berperan sebagai pusat pengembangan pemikiran, penelitian, inovasi, dan pembaruan hukum melalui kajian akademik serta kontribusi terhadap pembentukan kebijakan dan regulasi yang berkualitas.

Secara khusus, Menteri Hukum turut menyoroti besarnya potensi Nusa Tenggara Barat di sektor pariwisata, pertanian, peternakan, perikanan, ekonomi kreatif, dan UMKM. Potensi tersebut perlu dioptimalkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia serta perlindungan kekayaan intelektual, seperti merek, hak cipta, paten, desain industri, indikasi geografis, dan kekayaan intelektual komunal. Perlindungan tersebut menjadi instrumen penting untuk meningkatkan nilai ekonomi sekaligus daya saing produk unggulan daerah.

Menutup sambutannya, Menteri Hukum menitipkan tiga pesan kepada para wisudawan, yakni senantiasa menjaga integritas dan kejujuran, terus berinovasi serta meningkatkan kompetensi, dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, daerah, dan bangsa. Para lulusan juga didorong untuk tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi mampu menciptakan peluang dan menjadi generasi penggerak perubahan yang membawa manfaat bagi sesama.(red)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *