Terduga Pembobol Toko Emas di Renteng Warga Asal Puyung

F bobol

IST/RADAR MANDALIKA MALING: Salah satu tembok toko emas yang berhasil dibobol pencuri, tadi malam.

PRAYA-Seorang terduga pembobol toko emas di Pasar Renteng, Kecamatan Praya Minggu sekitar pukul 19.15 wita diamuk massa. Terduga pelaku diamuk hingga bagian wajah penuh dengan darah.
Informasi yang diterima Radar Mandalika, kasus pencurian ini berhasil menyedot perhatian warga sekitar Pasar Renteng. Demikian juga para pedagang di sana yang mengetahui kejadian berhamburan ke lokasi.
Sebelum kasus ini diketahui pemilik toko emas, bos pemilik toko mengetahui aksi pelaku melalui HP-nya yang mengkoneksikan dengan CCTV di toko. Terlihat ada gerak-gerik mencurigakan dan membuat pemilik toko emas segera ke lokasi. Pelaku pun tertangkap basah saat melakukan pembobolan toko emas.
“Begitu diketahui, banyak warga datang dan memukul pelaku. Saya kasihan sama anak itu,” ungkap seorang pedagang sembako di Pasar Renteng yang menolak dikorankan namanya, tadi malam.
Sumber ini mengaku, menyayangkan lambatnya datang polisi. Sebab jika lambat saja diamankan warga, kemungkinan besar pelaku tewas di tempat.”Pokoknya dipukul, banyak sekali. Siapa yang datang langngsung digebuk,” ceritanya.
Tidak lama diamuk massa, sesuai video yang diterim media ini. Pelaku langsung dibawa ke Polsek Praya. Sementara oleh pihak kepolisian juga membawa korban ke Puskesmas terdekat lantaran pelaku mengalami luka cukup serius.

Sementara itu, informasi yang diterima dari kepolisian. Adapun identitas terduga pelaku inisial J, 30 tahun warga Desa Puyung, Kecamatan Jonggat. Sementara korban dalam kasus ini, H Suhardi, 50 tahun warga Kelurahan Jontlak, Kecamatan Praya Tengah.

Plh Kapolsek Praya, IPTU Budianto membeberkan kronologis kejadian, sekitar pukul 13.30 wita korban menutup toko emas miliknya, kemudian pulang ke rumah di Perumnas Tampar Ampar.
Selanjutnya, pukul 19.00 wita setelah selesai salat magrib korban mengecek kondisi toko melalui CCTV di hpnya, bos toko ini merasa curiga atas gerak-gerik seorang pemuda di depan brankas tokonya dengan menggunakan senter. Pemilik kemudian memberitahukan kepada istrinya bahwa ada orang berada di dalam toko, sehingga korban bersama istri menuju toko sambil memberi tahu keluarganya dan langsung melaporkan ke Polsek Praya.
Keluarga korban yang berada di lokasi, langsung mengepung sekitar toko emas korban. Perlahan pihak keluarga masuk dan menemukan pelaku di lantai dua toko.
“Adapun barang bukti yang diamankan Sepeda motor merk Yamaha X RIDE Nomor Polisi DR 6222 TU, palu ukuran kecil, 1 buah pahat, 1 buah palu berukuran besar, bata bekas toko yang dibobol ,” cerita kapolsek.

Untuk sementara, hasil pengecekan korban belum ada kerugian akibat kasus ini. Adapun cara pelaku beraksi, masuk melalui lorong kios kosong dan membobol tembok toko korban menggunakan pahat dan palu yang dibawa.
Sementara, Kadus Lingkung Daye Desa Puyung, Wahyudi mengungkapkan bahwa pihaknya membenarkan kasus ini dan merupakan warganya. “Pelaku kesehariannya memiliki usaha tahu tempe, dan sudah berkeluarga bahkan memiliki anak balita,” ceritanya singkat. (tim/red)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Penanganan Kasus Korupsi, BPD Puyung “Jempol” Kinerja Kepolisian

Read Next

Kepala Puskesmas Batunyala Positif Covid-19

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *