Suhaili di Hadapan Gubernur Sampaikan Sudah Distribusi 2 Juta Masker

WhatsApp Image 2020 05 28 at 18.08.21

KHOTIM/RADARMANDALIKA.ID KUNJUNGAN: Gubernur, Kapolda, Danrem saat berkunjung di Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (28/5) kemarin.

PRAYA-Bupati Lombok Tengah, H Moh. Suhaili FT di hadapan gubernur dan jajaran Forkompinda saat kunjungan ke Loteng, Kamis kemarin mengatakan. Di tengah pandemi Covid-19 ini, sekarang sudah masuk ke ranah lokal, klaster Mataram dan klaster usaha kecil dan menengah (UKM).

Suhaili mengaku juga mendukung sepenuhnya  program New Normal yang dicanangkan oleh pemerintah provinsi. Selanjutnya, bupati dua periode ini mengaku, langkah ikhtiar yang telah dilakukan belum sepenuhnya maksimal dilaksanakan. Baik dalam melakukan langkah pembatasan keramaian, memberikan bansos agar berdiam diri di rumah, mengadakan APD bagi warga seperti 2 juta masker yang telah diadakan dan didistribusikan.

“Masker sudah kami bagikan,” katanya.

Suhaili menyentil adanya ketidak sama rataanya gerakan yang dilakukan Pemprov terhadap semua daerah, harusnya semua wilayah di Pulau Lombok ini satu komando dari gubernur. Agar satu gerakan, satu arah dan tujuan tercapai secara serentak semua.

 “Lombok Tengah saja yang ketat kami lakukan dalam pencegahan, lalu kemudian Mataram, Lombok Timur bagaimana, mengingat tenaga medis yang banyak terpapar tugasnya di Mataram dengan domisili Lombok Tengah masih bisa pulang pergi, artinya kita harus tegas dalam bersiakap dan mengambil tindakan ,” katanya.

Sementara, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyampaikan bahwa NTB terbaik dalam penanganan covid-19. Namun  ketika kelonggaran sedikit saja lengah seperti beberapa hari kemarin, maka munculah gelombang kedua, dengan banyaknya klaster local.

“Saat ini NTB urutan kedua skala nasional dalam indeks terpapar dari anak-anak,” ungkapnya.

Bang Zul juga menyampaikan banyakny yang mengeluhkan APD, dan program bantuan bahan poko yang dilakukan pemerintah. Namun gubernur berharap semua program yang berbasis memberdayakan UKM tersebut dapat mendongkrak ekonomi kelokalan.

 “Ini dalam rangka paska musibah ini ada klaster UKM baru yang akan tercipta, baik minyak, masker, APD dan lainnya,” harap dia.(r2)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Hasil Tes Swab 300 Tenaga Medis RSUD Paya Belum Keluar

Read Next

Karo SDM, Dirresnarkoba dan Kapolres Loteng Dirombak

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *