banner 300x600

Sisi Lain Libur Lebaran di Pantai Selatan Lombok Tengah

  • Bagikan
F bok
DIKI WAHYUDI/RADAR MANDALIKA SAMPAH: Terlihat sampah numpuk di Pantai Cemara, Kecamatan Pujut Lombok Tengah, Sabtu pecan lalu.

Semua Kecipratan Rupiah, Sampah jadi Soal

Libur lebaran dinikmati sebagian besar warga. Demikian juga bagi warga di Lombok Tengah. Mereka memboyong keluarga ke obyek wisata. Di balik itu, semua kecipratan uang (rupiah, red).

banner 300x600

DIKI WAHYUDI-LOMBOK TENGAH

PASCALEBARAN semua obyek wisata nyaris dipadati pengunjung. Tidak ketinggalan obyek wisata di Pantai Selatan Kabupaten Lombok Tengah. Jarum jam yang menunjukkan pukul 09.15 wita Sabtu pecan kemarin, memperlihatkan gelombang manusia yang terus memadati pantai. Misalnya, kawasan Pantai Cemara dan sekitarnya di Kecamatan Pujut.
“Datang sama keluarga semua ke sini,” tutur Tania warga Kuta.
Namun sebelum ke pantai, Bundaran Songgong Desa Mertak, Kecamatan Pujut juga jadi pilihan pertama para pengunjung. Warga menyempatkan berfoto dengan latar belakang bertuliskan Welcome To Mandalika. Tak hanya itu, para penjual asongan juga memanfaatkan momen. Mereka spontan membuka lapak dadakan di sana. Demikian juga penjual pakaian bertuliskan Mandalika dan lainnya.
“Tadi dari sana awalnya,” ceritanya.
Di lapangan, Radar Mandalika menemukan para petugas penjaga keamanan di obyek wisata panen rupiah. Demikian juga penjual cilok, rujak dan penyedia penyewaan ban renang.
Dari pintu masuk ke kawasan Pantai Cemara, anda dikenakan biaya masuk untuk roda dua Rp 5 ribu dan roda empat Rp 10 ribu. Selain itu yang terlihat panen rupiah penjual cilok bahkan penyedia penyewaan ban renang. Satu ban renang disewa Rp 10 ribu, itu digunakan sampai puas.
“Cuma 10 ribu pak,” kata Saimah penyedia penyewaan ban renang di Pantai Cemara.
Namun di balik itu semua, ada yang membuat pengunjung di sana mengeluh. Mereka mempersoalkan banyaknya tumpukan sampah. Sampah juga berserekan ke laut. Pengunjung berharap hal sekecil ini dapat dicarikan solusi sesegera mungkin.
“Kan ini masalah lama, minimal ada tong sampah disiapkan pengelola tempat ini atau pemdes bahkan pemda. Ya tolong ini diperhatikan,” keluh Ilham salah satu pengunjung di lokasi.
Kendati ia mengeluh, Ilham melihat begitu banyak perkembangan di pantai Selatan Lombok Tengah. Mulai dari penyediaan wahana permainan laut. “Ada sampah dan terbaru Banana Boat,” kata Ilham.
Ilham mengatakan, menaiki permainan banana boat per orang dikenakan Rp 45 ribu. Sementara naik sampan per orang ditarik biaya Rp 15 ribu. Sementara rute keduanya sama, keliling di sekitar laut cemara.(*)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *