Sandiaga: Bima Destinasi Wisata Baru di Indonesia

F Menteri

HUMAS PEMPROV FOR RADAR MANDALIKA BERKUNJUNG: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno saat menyampaikan sambutan di hadapan warga di Bima, Minggu kemarin.

MATARAM – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno kembali berkunjung ke NTB, pasca 16 Januari lalu datang. Kali ini Sandiaga bertolak ke Bima. Keindahan Bima tidak kalah dengan lainnya bahkan Bima menjadi destinasi wisata baru di Indonesia. Sandiaga menyebutkan Bima kini akan bersaing dengan daerah tujuan wisata lainnya di Indonesia.

“Bima wisata baru di Indonesia. Bima akan bersaing dengan tujuh daerah tujuan wisata lainnya di Indonesia,” ungkap Sandiago dalam kunjungan ke Desa Wisata Maria, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima.

Uma Lengge merupakan bangunan tradisional suku Mbojo yang mendiami wilayah yang kini masuk dalam Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima.Uma Lengge berbentuk kerucut di bagian atap. Pada zaman dulu, Uma Lengge digunakan sebagai tempat tinggal oleh masyarakat Wawo dan sebagian digunakan juga sebagai lumbung padi.

Sandiaga Uno mengatakan daya tarik wisata budaya Uma Lengge sangat langka. Bernilai sejarah tinggi karena ini adalah situs warisan budaya dari para leluhur suku Mbojo yang memiliki nilai sejarah dan keunikan tinggi dalam industri pariwisata.

“Kami akan terus memberikan pendampingan di Desa Wisata Maria agar objek wisata ini tumbuh dan menjadi destinasi wisata baru di Indonesia,” tegasnya.

Pendampingan itu menurut Sandiaga Uno meliputi seluruh aspek yang diperlukan oleh desa wisata dengan penyusunan rencana pembangunan desa wisata dilanjutkan dengan pembangunan sumber daya manusia, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga desa wisata, kemudian pendampingan institusi desa wisata, serta pembangunan fisik atau infrastruktur dengan melibatkan kementerian dan lembaga-lembaga terkait.

“Bagi kami kebangkitan pariwisata ini dimulai dari desa wisata yang nantinya kita harapkan menjadi tonggak kebangkitan ekonomi. Kita ingin desa wisata hadir membuka peluang ekonomi dan membuka lapangan kerja serta lapangan usaha seluas-luasnya untuk meningkatkan ekonomi rakyat yang sangat membutuhkan pertolongan. Dalam program pembangunan nasional banyak hal yang belum tersentuh dan bagi kami inilah program yang berkeadilan dan tepat sasaran,” katanya.

Sandiaga mengungkapkan dampak langsung dari kunjungan ke desa wisata yang dilakukan Kemenparekraf telah memacu kenaikan ekonomi desa yang sangat siginfikan.

“Kami mendapat laporan, Desa Wisata Pujon Kidul kabupaten Malang setelah disentuh dengan kunjungan oleh Kemenparekraf dalam program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 kunjungannya meningkat. Nah, ini adalah dukungan konkret yang telah kami lakukan,” ujarnya.

Ia pun berharap desa-desa wisata yang sudah mendapat kunjungan oleh Kemenparekraf mampu tumbuh dengan baik.

“Saya juga berharap Desa Wisata Maria dengan Uma Lengge ini naik kunjungannya, sehingga akan membuka lapangan usaha bagi warga desa di sini,” tegasnya

Selain itu, Sandiaga Uno juga mengatakan Pacoa Jara, magnet pariwisata NTB yang mendunia. Ini ditegaskan Uno didampingi Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat menyaksikan pacuan kuda atau dalam bahasa lokal Bima pacoa jara yang sudah menjadi tradisi masyarakat Bima.

Perhelatan pacuan kuda yang digelar di Arena Pacuan Kuda desa Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima ini merupakan tradisi masyarakat Bima yang dapat menarik wisatawan di NTB.

“Tradisi ini merupakan event daerah yang dapat menjadi magnet pariwisata di Indonesia bahkan dunia,” katanya

Menurut Sandi panggilan populernya itu, pacuan kuda ini dapat dikembangkan menjadi satu kegiatan pariwisata berskala nasional.

Ia berharap lomba pacuan kuda, yang melibatkan ribuan penonton, dapat menggerakan dan meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat.

Sementara, Gubernur NTB Zulkieflimanyah menyatakan, dukungan kebangkitan pariwisata untuk NTB oleh Menparekraf RI sangat luar biasa.
“Sudah beberapa kali Pak Menteri berkunjung ke NTB, untuk support pariwisata kita,” jelasnya.
Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi mengatakan Desa wisata Kawinda Toi Dompu masuk nominasi 20 destinasi di indonesia kategori keindahan alam. Seperti dikehendaki NTB masuk tiga desa wisata Sade kategori budaya, Bilabante dan Kawinda Toi kategori alam.
Diketahui kunjungan Menparekraf kali ini mengajak youtuber Atta Halilintar beserta isteri Aurel Hermansyah, dan Rigen sebagai Youtuber lokal, untuk mendongkrak pariwisata NTB. (adv/rif/jho)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Sandiaga Uno: Pacoa Jara, Magnet Pariwisata NTB yang Mendunia

Read Next

Disnaker Bakal “Basmi” Mafia TKI Illegal

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *