Proyek di Terminal Bangsal Terkesan Tertutup

f pembangunan

AHMAD ROHADI/RADAR MANDALIKA TERKESAN TERTUTUP: Proyek pembangunan yang tidak menyiapkan plang informasi menjadi pertanyaan masyarakat, berapa anggaran dan apa yang akan dibangun.

KLU-Proyek yang berada di Terminal Bangsal mengundang pertanyaan sejumlah pihak. Pasalnya dalam aktifitas yang berjalan tidak diketahui persis apa yang akan dibangun dan berapa jumlah anggaran yang dihabiskan serta sumber pendanaan dari mana. Lantaran di lokasi proyek tidak dipasangkan papan informasi untuk diketahui semua pihak.

Dari penuturan salah satu pekerja yang enggan disebutkan namanya, pembangunan proyek fisik di Terminal Bangsal tersebut rencananya akan dibangun halte sebagai tempat tunggu penumpang yang akan menuju Pelabuhan Bangsal atau bepergian dari Terminal Bangsal. Namun demikian tidak terlihat jelas aktifitasnya lantaran proses pekerjaannya ditutupi dengan seng sebagai pagar sehingga tidak dapat diketahui apa yang akan dibangun dan sampai mana prosesnya.

Pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan Lombok Utara yang dikonfirmasi pun mengakui tidak tahu menahu soal berapa anggaran dari proyek yang berjalan di Terminal Bangsal. Dinas hanya mendapat kabar jika proyek tersebut dari pemerintah pusat.

“Itu dari pusat, hanya numpang untuk proses pembangunan di tempat kita (Terminal Bangsal, red),” ungkap Lalu Majemuk, Sekretaris Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan Lombok Utara.

Ia menerangkan jika proses lelang yang berjalan tidak dilakukan di daerah, melainkan langsung dari pusat. Dimana Lombok Utara hanya sebagai penerima manfaat untuk dibangunkan, sehingga ia mengaku tidak tahu menahu siapa pemenang tender dari proyek pembangunan yang berjalan.

Saat dikonfirmasi berapa nominal anggaran dan sebagainya, Majemuk memilih tidak menjawab hal itu. Ia hanya menegaskan jika proyek itu bukan menjadi kewenangan daerah dalam menangani dan melelang kegiatan dalam kerjasama pembangunannya bersama pihak ketiga. “Sekali lagi bukan urusan kita itu, kita hanya sebagai penerima manfaat,” tegasnya.

Sementara itu, dari pantauan di lapangan sejak beberapa hari hingga kemarin terlihat tidak ada aktifitas yang berjalan di tempat itu. Para pekerja tidak terlihat melakukan kegiatan apapun di dalam areal proyek.(Dhe)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Wagub Umi Rohmi : Inovasi Pengelolaan Sampah Harus Berkelanjutan

Read Next

Diduga Curang, Peserta Seleksi KPID NTB Lapor ke Ombudsman

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *