PELAKSANAAN: Pj Sekda saat memantau pengangkutan sampah di TPS Pelowok, Minggu (18/10).

LOBAR—Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Lobar, H. Saepul Akhkam, turun langsung memantau proses penanganan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pelowok, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, pada Minggu pagi (18/10). Kehadiran Pj Sekda merupakan bentuk dukungan moral kepada para petugas kebersihan yang bekerja di lapangan.

H. Saepul Akhkam berinteraksi secara dekat dengan para petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lobar, mulai dari pengemudi armada pengangkut hingga petugas kebersihan di area TPS. Kegiatan pemantauan ini diisi dengan dialog santai serta sarapan bersama para petugas, menciptakan suasana kebersamaan di tengah rutinitas pengelolaan sampah daerah.

Tumpukan sampah yang cukup tinggi di TPS Pelowok langsung ditangani dan diangkut menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kebon Kongok. Sebanyak 13 unit armada truk pengangkut sampah serta 1 unit alat berat loader dikerahkan untuk mengangkut tumpukan sampah itu. Pengangkutan ditargetkan diselesaikan sebelum pukul 12.00 WITA, menyesuaikan jadwal operasional penerimaan sampah di TPA Kebon Kongok.

“Saya sengaja meluangkan waktu untuk memastikan sampah di area TPS Pelowok Kediri bisa kita kurangi. Tumpukan sudah tinggi. Minimal kita mengurangi, jangan sampai terlalu banyak,” ujar Akhkam.

Selain mengawasi kerja operasional para petugas di lapangan, Pj Sekda menyoroti peran aktif seluruh lapisan masyarakat untuk menyelesaikan masalah sampah secara berkelanjutan. Pengelolaan sampah dinilai tidak akan berjalan optimal jika hanya mengandalkan kerja keras pemerintah daerah dan petugas kebersihan semata. Ia menilai hal paling efektif dimulai dari lingkungan keluarga atau rumah tangga masing-masing.

“Saya imbau juga kepada masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah,” pesannya.

Melalui imbauan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memisahkan jenis sampah sejak dari sumbernya. Pemilahan dapat dilakukan dengan membagi sampah ke dalam kategori organik, anorganik yang memiliki potensi untuk didaur ulang, serta sampah residu. Kebiasaan memilah sampah secara mandiri di rumah akan mempermudah rantai pengelolaan selanjutnya, sekaligus mengurangi volume sampah yang harus diangkut ke TPS maupun TPA. (Win)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *