Perdana, Pelantikan Pengurus SMSI Lotim

F Pelantikan

LANTIK: Ketua SMSI Provinsi NTB, H. Syukur saat melantik pengurus SMSI Cabang Lotim, Sabtu (26/09).

LOTIM-Pelantikan perdana dilakukan kepada pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Cabang Lombok Timur untuk wilayah provinsi NTB. Pelantikan berlangsung, Sabtu kemarin di  Kembang Kuning, Kecamatan Sikur. Pengurus dilantik langsung Ketua SMSI Provinsi NTB, H. Syukur.

Ketua SMSI Provinsi NTB, H. Syukur dalam sambutan mengatakan, perlunya sinergitas lembaga media dan pemerintahan, sehingga media terutama media online dapat eksis dalam memberikan informasi kepada masyarakat.

“Kita ingin SMSI Lotim ini langsung bergerak untuk membangun sinergitas dengan pemerintah,” kata pria yang juga Pemimpin Umum Radarmandalika.id itu.

Syukur mengatakan, media harus peka terhadap masyarakat, peka terhadap apa yang menjadi kepentingan masyarakat harus mampu terakomodir dengan baik. SMSI juga harus mampu mensejahterakan anggota kedepannya. Syukur menyarankan, perusahaan media juga mampu mengkolaborasikan jiwa bisnis dan idealisme untuk mampu berkembang dan terus bertahan dengan banyaknya guncangan yang ada.  

“Saya memiliki saran kepada sama teman- teman media kalu mau hidup idealismenya 50 persen dan bisnisnya 50 persen,” sarannya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Lombok Timur, H.M. Juaeni Taufik yang hadir mewakili bupati mengatakan, seiring berjalannya waktu jumlah penduduk semakin banyak, sedangkan sumber daya manusia semakin berkurang dan pekerjaan pemerintah akan semakin berat. Untuk itu, perlu sinergitas terus dijaga, media sebagai pengelola informasi publik memiliki peran penting dalam membentuk opini di masyarakat.

“Semoga 3 tahun sisa pemerintahan ini kita bisa berkolaborasi dengan baik demi kepentingan bersama,” harap sekda.

Ditambahkannya, kita perlu belajar dari Vietnam dalam penanganan Covid-19, demi menyelamatkan warganya, pemerintah di sana rela mengeluarkan banyak anggaran untuk media nasional dan internasional demi memberikan informasi yang baik bagi masyarakat.

“Begitu kuat freming media sehingga 3 bulan pertama Vietnamlah Negara yang tidak ada kasus kematian,” ceritanya.(cr-ndi)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Milad KAHMI ke-54, Sinergi Polri Membangun Negeri

Read Next

Perkembangan Arya, Anak dengan Jantung Bocor dari Desa Dasan Baru

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *