Pengedar dan Dua Pemakai Sabu Diborgol

f narkoba 2

IST/RADAR MANDALIKA GEREBEK: Aparat Satnarkoba Polres Loteng saat melakukan penggerebekan di rumah pengedar sabu, Senin (7/09).

PRAYA—Satuan Narkoba Polres Lombok Tengah (Loteng) kembali melakukan penggerebekan di salah satu rumah terduga penjual narkoba jenis sabu di Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Senin (7/9).

Hasil dari penggerebekan yang tergabung tim Cobra itu berhasil menangkap tiga warga yang terindikasi lagi pesta barang haram tersebut.  Adapun tiga pelaku yang terdiri dari satu pengedar dan dua pelaku pemakai diantaranya, inisial AP (26), MH (22) dan H (19) warga Desa Kawo.

Selain itu,  polisi juga menyita barang bukti (BB) terdiri, satu poket berisikan butiran kristal bening diduga Narkotika jenis sabu dengan berat bruto masing-masing 0.55 gram, 0.56 gram,  0.56 gram dan 0.54 gram. Kemudian, satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver berisikan amunisi 1 butir  amunisi masih didalam senjata, sejumlah HP, rangkaian alat isap, sekop pipet, tiga korek gas, satu kompor korek gas, satu buah anak panah, ATM BRI dan  uang tunai sebesar Rp 515 ribu.

Kasat Narkoba Polres Loteng, IPTU Hizkia  Siagian membenarkan telah kembali melakukan penggerebekan pada rumah terduga sebagai pengedar sabu tersebut.  Dari penggerebekan itu,  pihaknya berhasil menangkap tiga pelaku sebagai pengedar dan pemakai lagi pesta sabu tersebut.  Selain itu, pihaknya juga mengamankan barang bukti (BB)nya.

“Kami menduga tiga pelaku merupakan satu jaringan  baru,” katanya, kemarin.

Ia menyatakan, penangkapan terhadap tiga pelaku itu dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat. Dimana di rumah pelaku inisial AP sering terjadi transkasi jual beli sabu.  Sehingga, dengan adanya informasi itu, pihaknya melakukan penyergapan dirumahnya.  Hasilnya pihaknya menangkap tiga orang pelaku.

Kemudian anggota melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti berupa sabu dengan total berat 2.21 gram. Bukan hanya itu, pihaknya juga menemukan satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver berisikan amunisi 1 butir  amunisi masih didalam senjata yang disimpan di bawah bantalnya. 

“Saat ditangkap para pelaku tidak bisa berkutik, mereka langsung diborgol dan dibawa langsung ke Polres Loteng,” tuturnya.

Ia menyatakan, dengan adanya penemuan senjata api itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satreskrim untuk pengembangan.  Sebab, pihaknya tentu ingin mengetahui alasan sehingga pelaku menyimpan senajata api rakitan yang masih aktif tersebut.

 “Kita belum tahu.  Untuk apa pelaku senajata itu,” jelasnya.

Menurutnya, predaraan narkoba di wilayah Loteng saat ini sudah semakin marak. Bahkan haram ini sudah masuk hingga pelosok desa maupun perkampungan.  Sehingga, untuk mengantisipasinya memerlukan kerjasama semua pihak.

“Peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam mengatasi peredaran narkoba ini,” ujarnya.

Ditambahkan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, mereka akan dijerat dengan Pasal 114 Jo Pasal 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara.  Kemudian dengan ancaram undang —undang darurat tentang senajata api.

“Kita  juga akan terus memburu jaringan pelaku lainya,” jelasnya. (jay)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Pabrik Rokok Illegal Terancam Ditutup

Read Next

KPU Loteng Irit Bicara

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *