Parah..! Januari-Mei, 61 Warga Loteng Meninggal Akibat Covid-19

F Meninggal

KHOTIM/RADARMANDALIKA.ID PEMAKAMAN: Petugas nakes covid-19 RSUD Praya saat bertindak selaku petugas pemakaman jenazah covid-19, belum lama ini.

PRAYA-Warga Lombok Tengah kini harus lebih waspada. Pasalnya, kasus kematian akibat kasus covid-19 atau korona meningkat tajam. Dari data per Januari-Mei 2021, tercatat sudah 61 orang warga Lombok Tengah meninggal dunia akibat terpapar virus pertama kali ditemukan di Wuhan, China tersebut.

Humas penanganan Covid-19 RSUD Praya, Yuda Permana mengatakan warga yang terpapar Covid-19 dan angka warga yang meninggal terus menunjukkan peningkatan.
“Hari ini (kemarin, Red) saja jumlah warga yang meninggal dunia tiga orang,” bebernya saat dikonfirmasi.
Yuda menegaskan, banyaknya warga terpapar dan warga yang meninggal dunia akibat Covid-19 ini lantaran kesadaran masyarakat sangat minim. Kemudian petugas mempunyai tanggung jawab untuk mendisiplinkan atau mengawasi juga tanpak tidak berjalan dengan baik.
Selian itu, pelaksanaan traecking masih kurang, penemuan kasus sering terlambat dan banyak kasus yang datang sudah dalam kondisi berat atau sudah dalam kondisi kritis.
“Kami juga dari RSUD Praya masih kekurangan alat untuk penanganan Covid-19. Sehingga, kami merasa kewalahan ketika banyak pasien Covid-19 yang dirawat,” ungkapnya polos.

Yuda mengungkapkan, sejauh ini kebanyakan warga yang meninggal dunia positif Covid-19 mayoritas dari kalangan usia 50 tahun ke atas. Meski ada pula di bawah usia 40 tahun.”Mayoritas kematian pasien Covid-19 adalah pasien yang sudah lansia,” bebernya.

Yuda mengaku salah satu upaya menekan kematian adalah 3T yakni, testing, tracking, dan treatment. Satgas mendorong pengobatan atau penanganan/treatment rumah sakit lebih insentif agar kesembuhan meningkat. “Kami juga meminta agar protokol kesehatan untuk lebih ditingkatkan kembali,” pesannya.

Smentara itu, Wakil Ketua DPRD Lombok Tengah, HL Sarjana melihat pemerintah sudah berupaya dalam mengantisipasi penyebaran virus itu. Baik dengan melakukan sosialisasi untuk penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat. “Kepercayaan masyarakat akan virus ini yang kurang,” katanya, belum lama ini.(jay)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Jaksa Siapkan Tim Usut Proyek RTG di Lombok Tengah

Read Next

DPRD NTB Minta Gubernur Jalankan Kebijakan Jokowi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *