Motor Dinas Kadus, Jalal: Itu Bukan Ranah Saya

Jalal

DOK/RADAR MANDALIKA Jalalludin

PRAYA – Rencana pemerintah Lombok Tengah melakukan pengadaan kendaraan operasional berupa roda dua bagi para kepala dusun (Kadus) menjadi perbincangan hangat. Rencana pemkab yang akan mengalokasikan anggaran Rp 18 miliar di tahun 2022 mendapat sorotan wakil rakyat di DPRD.

Salah satu anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lombok Tengah, Legewarman salah satunya. Politisi PBB ini mempertanyakan bisa muncul dan mencuatnya anggaran belasan miliar itu ke permukaan.

“Kami baru tau informasi di media. Kalau ini benar kami menolak,” katanya tegas.

Karena itu, pihaknya pun akan memanggil pihak dari dinas terkait guna memperjelas rencana anggaran pengadaan sepeda motor bagi Kadus.

Ditanya terkait kenapa muncul alokasi Rp 18 miliar untuk anggaran pengadaan kendaraan roda dua bagi Kadus. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lombok Tengah, Jalaludin enggan memberikan komentar panjang lebar. Karena terkait penganggaran itu menjadi ranah dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Lombok Tengah.

“Itu bukan ranah saya untuk menjawab dik, itu ranah Ketua TAPD,” jawabnya melalui pesan WhatsApp (WA) kepada Radar Mandalika, kemarin (17/8).

Pasalnya, pihaknya di DPMD pun tiba-tiba sudah menerima rancangan anggaran pada pagu indikatif tahun 2022 dari instansi terkait yang di dalamnya termasuk untuk pengadaan sepeda motor bagi Kadus. “Pagu indikatif 2022 dari Bappeda (Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah),” tegas Jalal.

Dia pun tidak memungkiri bahwa rencana anggaran pengadaan kendaraan roda dua bagi Kadus ini memang belum sama sekali dibahas secara resmi bersama kalangan anggota DPRD Lombok Tengah. Namun demikian, rencana Pemkab tersebut sebetulnya tinggal menunggu waktu pembahasan bersama legislatif. “Nggh (ya),” cetus Jalal singkat.

Dia menjelaskan, untuk pengadaan sepeda motor bagi sebanyak 1.793 Kadus se- Kabupaten Lombok Tengah direncanakan bertahap. Di mana rencana pengadaannya akan direalisasikan di tahun 2022 dan 2023. Artinya, ada Kadus yang bakal dibelikan kendaraan di tahun depan nantinya dan kemudian pengadaan pada tahun berikutnya.

Terkait tipe sepeda motor yang akan dibeli untuk para Kadus. Jalal belum bisa memastikan detail terkait merk dan jenis kendaraan yang akan diadakan tersebut. Yang jelas, katanya, bukan NMax. “Mungkin sekelas-kelas Revo atau Supra yang kisaran Rp 20 (juta),” bebernya.

Terkait apakah pihaknya siap dan akan bersedia untuk memenuhi panggilan anggota DPRD Lombok Tengah nantinya guna membahas soal muncul dan mencuatnya anggaran pengadaan kendaraan roda dua tersebut. Jalal enggan menjawab. (zak)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Polisi Diminta Tangkap Wanita “Jual” Nama Anggota Dewan NTB

Read Next

Warga Demo, Tolak Pjs Kades Lekor

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *