Maling HP Diciduk

156028 45192184 3c98 11e4 821e d5e74908a8c2

ilustrasi

PRAYA—Anggota Satreskrim Polres Loteng membekuk spesialis pelaku pencuri toko, Kamis (20/02).

Pelaku yang ditangkap inisial, TS (31) warga Kecamatan Praya.  Dalam penangkapan ini, polisi mengamankan barang bukti (BB) berupa satu buah HP merk Oppo tipe A3S dan HP merk Vivo yang merupakan hasil curian.

Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Priyo Suhartono membenarkan penangkapan itu.  Pelaku ditangkap sesuai laporan nomor 255/V/2019/NTB/Res Loteng, Tanggal 20 Mei 2019 lalu. Dimana, dari laporan yang masuk itu, pelaku telah melakukan pencurian HP di Toko Galeri Lutfhi yang ada Lingkungan Ketejer, Kelurahan Praya.

“Sekarang pelaku kita sudah amankan di kantor, untuk menjalani pemeriksaan intensif dan guna pengembangan guna menangkap rekan pelaku lainnya,” katanya, kemarin.

Ia menegaskan, pencurian ini terjadi pada hari Senin sekitar pukul 07.40 Wita pagi. Dimana saat itu salah kariawan sedang melakukan bersih –bersih di toko Galeri Lutfhi.  Tidak lama, tiba –tiba datang dua orang yang tidak dikenal untuk belanja ke toko.  Kemudian salah satu dari pelaku yang merupakan perempuan belanja Handshock dan membayar dengan uang sebanyak Rp 100 ribu. Karena tidak ada uang untuk pengembalian, karyawan ini menukar uang tersebut kepada pemilik toko yang berada di dalam ruang tamu.

Tidak lama, karyawan kembali ke toko dan tidak melihat kedua orang tersebut lagi di dalam toko. Merasa curiga karena kedua pelaku tidak ada, kemudian dia melakukan pengecekan pada barang –barang toko. Hasilnya, ditemukan ada barang yang hilang yaitu satu unit HP Infinix Hotpro 4  Imei :354782081385382, Satu Unit Hp Xiaomi Redmi 6 Imei: 863661043932644,  Satu Unit Hp Vivo Imei :869723035663019 Dan Hp Oppo  A3s  Imei  :866342042149699. 

“Semua barang yang diambil ini milik toko dan karyawan. Dengan itu pemilik langsung melaporkannya pada Polres Loteng,” ungkapnya.

Menerima laporan itu, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dengan melakukan pemeriksaan pada saksi –saksi dan memeriksa nomor IMEI untuk mengetahui keberadaan pelaku. Dari hasil penyelidikan itu, pihaknya berhasil mengetahui identintas dan lokasi pelaku bersembunyi. Sehingga, pihaknya langsung melakukan penangkapan pada pelaku. 

“Kami langsung melakukan penangkapan pada pelaku setelah mengetahui keberadaannya. Kami juga sudah mengetahui indentitas rekan pelaku yang sekarang sedang di buron,” ungkapnya.

Dengan perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal Pasal 363 KUHPidana Tentang Pencurian  dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun kurungan penjara.

“Dengan hukuman ini, kami harapkan akan memberikan efek jera pada kawanan pelaku agar tidak melakukan aksi pencurian ini,” tuturnya.

Ditambahkan, pihaknya juga berharap pada semua pemilik toko maupun masyarakat lebih waspada lagi. Kalau memang ada orang yang mencurigakan ingin melakukan pencurian, agar segera melaporkan pada pihak aparat yang terdekat.  Sehingga, aparat yang menerima laporan langsung akan melakukan penangkapan pada kawanan pelaku itu.

“Saya harapkan pada semua toko juga memasang CCTV. Sebab dengan CCTV itu akan membantu kita dalam mengungkap kasus pencurian bila terjadi,” jelasnya. (jay)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Kontraktor Kantor Camat Bakal Diputus Kontrak

Read Next

Maling Mesin Hingga Isi Kotak Amal Masjid Ditangkap

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *