LOBAR—Roda pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat (Lobar) tetap berjalan seperti biasanya pascabupati Lobar H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) bersama beberapa pejabat terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (20/7).
Meski kaget dengan peristiwa itu, Penjabat (Pj.) Sekda H. Ahmad Saikhu mengaku proses pelayanan publik dan administrasi di pemerintahan tetap berjalan. Wakil Bupati Lobar pun tetap menjalankan kegiatan seperti biasa. Menurutnya, beberapa pejabat eselon II juga sedang menjalankan diklat pimpinan.
“Pemerintahan harus tetap berjalan, secara administrasi kepala daerah ada bupati dan wakil bupati, untuk hal-hal administrasi ada Ibu Wakil Bupati,” terang Pj. Sekda saat dikonfirmasi.
Meski informasi yang beredar kini Bupati dan sejumlah pejabat sedang dalam pemeriksaan di Mako Brimob Polda NTB, Sekda tidak mengetahui pasti posisi maupun keberadaan Bupati pascapenangkapannya. Karena kejadian yang mendadak, pihaknya pun tidak sempat menghubungi. Bahkan saat dirinya mencoba menghubungi ajudan Bupati, nomor yang bersangkutan tidak tersambung.
“Karena kejadiannya mendadak sekali, kita tidak punya firasat,” ucapnya.
Sesuai jadwal, para kepala dinas PU maupun beberapa kepala OPD lain mengikuti agenda Diklatpim 2 ke Bali. Pihaknya belum mengetahui perkembangannya.
Meski demikian, tidak menutup kemungkinan akan ada rapat terkait kondisi saat ini dengan Wakil Bupati.
“Tapi sampai saat ini kita standby,” pungkasnya. (win)
