LOMBOK TENGAH–InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menargetkan dampak ekonomi MotoGP Mandalika 2026 yang akan digelar 9-11 Oktober mendatang menembus lebih dari Rp5 triliun. Target tersebut meningkat dibandingkan dua tahun sebelumnya.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Troy Warokka mengatakan, pada 2024 dampak ekonomi MotoGP tercatat sekitar Rp4,2 triliun. Angka itu kemudian meningkat menjadi Rp4,9 triliun pada 2025. Tahun ini, pihaknya optimistis dampak ekonomi kembali mengalami pertumbuhan.
“Untuk dampak ekonominya saya harapkan tahun ini insyaallah kita mencapai Rp5 sekian triliun,” kata Troy, Jumat (4/9).
Dia mengaku, optimisme tersebut bukan tanpa dasar. Sejumlah indikator menunjukkan geliat ekonomi menjelang MotoGP 2026 mulai bergerak. Salah satunya terlihat dari animo masyarakat terhadap tiket serta aktivitas pemesanan hotel dan akomodasi.
“Kami melihat dari pergerakan animo tiket, pembelian hotel, akomodasi sudah cukup bagus. Semua ada kajian yang menandakan bahwa pergerakannya ini setiap tahun naik,” ujarnya.
Karena itu, Troy meyakini MotoGP memberikan efek berantai terhadap sektor ekonomi masyarakat. Mulai dari akomodasi, pariwisata, transportasi hingga berbagai usaha yang tumbuh di sekitar kawasan Mandalika.
“Kalau ditanya optimistis, insyaallah, bismillah. Dengan semua kebaruan-kebaruan yang ada, fasilitas yang baru yang ada, harusnya bisa,” tegasnya.
Tak hanya mengandalkan penyelenggaraan balapan, peningkatan kepercayaan investor terhadap kawasan Mandalika juga dinilai menjadi indikator positif. Menurutnya , dukungan dan kepercayaan dari pemerintah serta investor menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan dampak ekonomi MotoGP.
“Dukungan pemerintah pusat, daerah itu sangat penting. Semakin meningkat, trust-nya makin besar. Kepercayaan investor juga semakin baik,” katanya.
Ia mencontohkan salah satu bentuk dampak positif tersebut dengan adanya donasi Rp2 miliar dari salah satu investor kepada masyarakat Desa Adat Sade. Bagi Troy, hal itu menunjukkan bahwa geliat investasi di Mandalika tidak hanya berhenti pada aktivitas bisnis, tetapi juga mulai memberikan dampak sosial bagi masyarakat sekitar.
“Ini adalah semua pergerakan dari dampak-dampak yang ada dari MotoGP dan juga pergerakan pertumbuhan ekonomi di Mandalika yang makin baik,” pungkasnya. (susanti)

