Komplotan Begal Sadis di Lombok Barat Diciduk

F— BEGAL

IST/RADAR MANDALIKA AMANKAN: Jajaran Polres Lobar saat menunjukkan barang bukti dan pelaku komplotan begal sadis yang kini ditahan di Mapolres Lobar, kemarin.

LOBAR—Tiga anggota komplotan begal sadis yang kerap beraksi di kawasan bypass BIL II, ditangkap jajaran Polres Lombok Barat (Lobar). Para begal itu bahkan tak segan melukai korbannya jika melawan. Terakhir komplotan ini melukai sepasang muda mudi yang melintas Bypass BIL II, Selasa (12/1) lalu. Pelaku berhasil merampas motor dan handphone milik korbannya.

“Kita amankan tiga pelaku inisial S, D dan DA warga Lombok Tengah (Loteng). Pelaku sampai melakukan penganiayaan terhadap korban,” ungkap Kapolres Lobar, AKBP Bagus S Wibowo, kemarin.

Menurutnya, para korban sampai dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka sabetan senjata tajam di tubuhnya. Meski mencoba bersembunyi, para pelaku itu berhasil diamankan.

Berawal dari penyelidikan jajaran Satrekrim Polres Lobar sesama Polsek Gerung dengan melacak keberadaan barang bukti yang sudah dijual.

“Berawal dari kita melakukan penyelidikan untuk mencari barang bukti, kemudian kita mencari pelaku dari tindak pidana itu dan sekarang sudah kita amankan pada 2 Januari kemarin,” bebernya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, komplotan ini biasa beroperasi berempat. Masing-masing mengendarai sepeda motor secara bergoncengan. Jika ada korban yang diincar, pelaku akan langsung memepetnya hingga berhenti. Sementara satu orang lainnya sebagai penadah barang curian. “Dua pelaku lainnya masih DPO berinisial KU dan NU. Keduanya merupakan residivis,” sebutnya.

Pihaknya masih terus melakukan pengejaran terhadap dua anggota komplotan begal itu. Sementara ketiga pelaku yang sudah diamankan akan diproses lebih lanjut. Mereka disangkakan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan (Curas) dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (win)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Kuasa Hukum KPU Sebut Gugatan Masrun-Habib Kabur

Read Next

Surat Hasil Rapid Tes Diduga Dipalsukan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *