EVAKUASI: Tim SAR gabungan melakukan evakuasi korban selamat yang baru tiba di Pelabuhan Penyeberangan Penumpang ASDP Lembar, Rabu (12/8).(WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA) 

LOBAR—Kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Putri Yasmin yang terjadi Rabu (12/8) dini hari di perairan Lombok menimbulkan korban jiwa. Dari total 131 manifest, satu orang penumpang perempuan usia 24 tahun asal Ampenan Selatan, Kota Mataram, meninggal dunia. Korban lebih dulu dievakuasi menggunakan kapal yacht bersama dua korban lain dan tiba di Pelabuhan ASDP Lembar sekitar pukul 11.00 WITA.

Pantauan Radar Mandalika, proses evakuasi korban lain terus berlangsung hingga pukul 13.00 WITA. Korban diangkut menggunakan kapal milik Basarnas Mataram sebanyak 59 orang, kapal milik TNI AL 18 orang, dan kapal rescue boat sebanyak 24 orang. Tim gabungan SAR yang terdiri atas Basarnas, TNI, Polri, Syahbandar, ASDP, dan Satpol PP Lobar langsung membawa korban selamat ke posko darurat di ruang tunggu ASDP Lembar untuk mendapat penanganan medis. Sementara itu, sisanya dievakuasi ke Pulau Bali.

“Sementara ini masih satu orang meninggal. Kami belum pastikan kelaminnya,” ungkap Kepala KSOP Lembar Syamsurizal.

Korban meninggal kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB di Kota Mataram. Sementara itu, para korban lain mendapat penanganan medis di posko darurat.

Menurut Syamsurizal, proses evakuasi penumpang KMP Putri Yasmin masih berlangsung. Sejumlah kapal dikerahkan untuk mengevakuasi para penumpang yang terdampak kebakaran.

“Masih banyak kapal-kapal yang mengevakuasi, sebagian dibawa ke Padangbai, sebagian ke Lembar,” bebernya.

Sebelumnya, Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin dilaporkan mengalami kebakaran saat melintas di perairan Pantai Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Rabu (12/8) dini hari. Informasi insiden tersebut diterima Kantor SAR Mataram dari Nakhoda Rescue Boat (RB) 220 Mataram, Nurdin, pukul 04.39 WITA. Video berdurasi 50 detik yang diterima Basarnas memperlihatkan kepulan asap sempat membuat penumpang kapal panik. Seluruh penumpang terlihat telah mengenakan pelampung.

Humas Kantor SAR Mataram, I Gusti Lanang Wiswananda, mengatakan peristiwa kebakaran kapal, berdasarkan laporan awal, diperkirakan terjadi pukul 04.15 WITA. Lokasi kejadian berada pada koordinat 8°43’12,37″S – 115°47’35.93″E di perairan Pantai Sekotong dengan jarak lurus sekitar 16,84 nautical miles (NM) dan heading 272,37 dari posisi RB 220 Mataram.

Tim rescue langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pertolongan dan evakuasi.

“Tim berangkat pada pukul 04.45 WITA dan diperkirakan tiba di lokasi kejadian pada pukul 05.10 WITA,” terang Lanang.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan SAR yang dikerahkan terus melakukan penanganan terhadap korban. (Win)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *