Kasus BPPD UTD, BPK Akan Audit

F kasi intel

JAYADI/RADAR MANDALIKA Catur Hidayat

PRAYA-Badan pemeriksa keuangan (BPK) perwakilan NTB, akan melakukan audit atas kasus dugaan penyimpangan biaya pengganti pengolahan darah (BPPD) pada unit tranfusi darah (UTD) Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Tengah. Ini berdasarkan permintaan dilayangkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah.

Kasi Intel Kejari Loteng, Catur Hidayat mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mendalami kasus BPPD UTD ini. “Kami masih melakukan pendalaman dengan terus melakukan klarifikasi ulang kepada beberapa pihak terkait,” ungkapnya di ruang kerja, Senin kemarin.
Yabo sapaan akrabnya membeberkan, pihaknya sudah memeriksa puluhan saksi dalam kasus ini. Baik dari pihak UTD, Dinas Kesehatan, RSUD Praya, dan beberapa pihak lainnya. Dimana, dari keterangan mereka, kejari semakin menemukan titik terang persoalan itu.
Selain itu untuk menguatkan penyelidikan terhadap kasus ini, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan BPK.“Kami juga telah berkoordinasi dengan BPK untuk melakukan audit kasus tersebut. Semoga BPK nantinya bisa turun melakukan audit,” harapnya.
Yabo mengaku, pihaknya belum bisa mengatakan secara dalam tentang kasus ini. “Tunggu saja perkembangannya,” janji dia.
Kasi Intel mengungkapkan, pihaknya juga sekarang sedang fokus untuk pencanangan WBK dan WBBM. Sehingga beberapa pemeriksaan untuk beberapa saksi terkait kasus itu sempat terkendala.
“Tapi bukan kami melalaikan. Kami tetap akan proses kasus ini,” janjinya lagi.(jay)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Kedatangan Firli Disorot, Unram: Batal Datang

Read Next

TKW Asal Labulia Meninggal, Kades Ngaku Belum Koordinasi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *