Kades Keluhkan Kualitas Masker dari Pemkab Loteng

WhatsApp Image 2020 05 26 at 02.39.42

FOTO KHOTIM/RADARMANDALIKA.ID SOROT: Ini masker yang dibagikan Pemkab Loteng kepada warga.

PRAYA – Proyek pengadaan 2 juta masker oleh Pemkab Lombok Tengah dipersoalkan sejumlah kepala desa (Kades). Kades mengeluh soal kualitas masker yang tidak sesuai harapan. Warga mengeluh ukuran masker yang kekecilan. Belum lagi ditambah kurang nyamannya saat digunakan. Beda hal dengan masker pada umumnya yang biasa dibeli warga.

Kades Bunut Baok, Kecamatan Praya, L Muzanni mengatakan, pihaknya menerima masker dari pemkab sebanyak 20 ribu. Pemdes terima pun dua tahap. “Tahap pertama 10 ribu dan tahap kedua sisanya,” ngkapnya pada radarmandalika.id saat dihubungi.

Kades mengeluh juga soal masker diterima kalau penyaluran telat. Sebab, pada saat genting membutuhkan masker saat adanya warga yang positif korona, masker belum datang.

 “Penyaluranya bisa dibilang terlambat,” keluhnya.

Sementara, Kades Dasan Baru Kecamatan Kopang, M Zaenudin MN menuturkan, bahwa pihaknya hanya menerima masker dari pemkab 15 ribu, dimana masker tersebut sudah dibagikan ke sekitar 12 ribu jiwa warganya. “Ini juga tidak mampu mengcover masyarakat kami,” katanya.

“Akhirnya, kami dari Pemdes membuat masker secara mandiri di luar bantuan pemkab sekitar 4 ribu,” bebernya.

Terpisah, Kades Bangkat Parak  Kecamatan Pujut, Gemah Genuh yang dikonfirmasi mengatakan hanya menerima 2 ribu pcs masker dari Pemda. Selebihnya pemdes juga membuat secara mandiri. “Ada dari desa juga,” katanya singkat.(r2)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Rapid Test Berbasis ASN di Lotim

Read Next

Gubernur-Forkopimda Sinergi Maksimalkan Penanganan Covid-19 di NTB

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *