Jalur TPA Diblokir, Praya Terancam Dikepung Sampah

WhatsApp Image 2020 04 08 at 04.26.38

KHOTIM/RADARMANDALIKA.ID JOROK: Kendaraan sampah saat menurunkan sampah di lahan kosong di samping Eat Surak, Rabu kemarin.

PRAYA – Kota Praya terancam dikepung sampah. Akhir-akhir ini, Pemkab Lombok Tengah melalui Dinas Lingkungan Hidup habis akal. Pemkab tidak bisa menindaklanjuti tuntutan warga Desa Pengagat, Kecamatan Pujut sebagai lokasi tempat pembuangan akhir (TPA) sampah. Akibatnya, sampah setiap hari numpuk di Praya. Sementara jalur ke TPA Pengegat masih diblokir warga.

Ironisnya, sekarang bertruk-truk sampah dari Kota Praya justru dibuang sementara di tanah kosong Eat Surak Kelurahan Jontlak, Kecamatan Praya Tengah. Hasil penelusuran wartawan radarmandalika.id menemukan bukti di lapangan.

Di lokasi, radarmandalika.id menemukan sejumlah truk sedang menurunkan sampah di sana. Ditambah ada satu alat berat juga digunakan. Keluar masuk kendaraan truk sampah ini juga sempat jadi perhatian warga sekitar. Demikian juga pengguna jalan.

Warga setempat, Sahiran mengaku pihaknya tidak keberatan dengan kondisi ini. Pasalnya, yang digunakan adalah lahan pribadi warga.

“Sebelumnya memang sudah ada koordinasi terkait pembuangan sampah itu, pemilik lahan sudah bersedia dibuang sampah di tanahnya,” cerita dia.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini batas kesepakatan bahwa bukan hanya sampah yang ditimbun, akan tetapi begitu sampah diturunkan langsung diratakan dengan menggunakan tanah. Alasannya,agar tidak ada bau menyengat.

Sementara itu, Lurah Jontlak Idham Halid yang dikonfirmasi radarmandalika.id mengaku, pihaknya tidak pernah dikonfirmasi terkait TPA sementara ini.

“Saya kaget ketika mendengar informasi ini, dan kalaupun ada pasti ada pemberitahuan dari RT atau Kaling,” jawabnya.

Di samping itu, pemuda di Desa Pengengat, Rata Wijaya menuturkan pihaknya tetap akan melakukan pemblokiran akses menuju TPA sampah, sebelum diindahkannya tuntutan warga.

“Kami akan tetap memblokir jalan apabila pemerintah tidak melaksanakan apa yang telah menjadi kesepakatan kita, pada pertemuan mediasi sebelumnya. Kalau tidak akan kami tutup secara permanen,” ancamnya.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lombok Tengah,  Amir Ali mengatakan, pihaknya mulai besok sudah normal seperti biasa membuang sampah ke TPA Pengengat. “Besok  Kita sudah mulai buang sampah ke Pengengat,” jawabnya saat dikonfirmasi.

Amir juga menambahkan, bahwa pemblokiran jalan bukan berarti memblokir tempat pembuangan sampah juga.”Itu beda,” katanya singkat.(r2)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

PDAM Loteng Saatnya Gratiskan Pelanggan

Read Next

Satu Pasien Status PDP Asal Lobar Meninggal

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *