Gubernur Apresiasi Keberanian Bupati Lombok Tengah

  • Bagikan
F Pathul
FOTO KHOTIM/RADAR MANDALIKA LAUNCHING: Bupati Loteng, HL. Pathul Bahri, Wabup HM Nursiah, pengurus IMI dan pihak terkait lain saat menekan serina tanda launching Sirkuit Internasional Motocross 459 Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Senin kemarin.

PRAYA – Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah menghadiri launching Sirkuit Internasional Motocross 459 di Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara (BKU), Lombok Tengah (Loteng), Senin kemarin. Kendati gubernur tidak lama di lokasi namun memberikan kesan mendalam bagi masyarakat. Sebab, secara tidak langsung Gubernur mendukung pembangunan sirkuit ini.
Gubernur menyampaikan harapannya agar keberadaan sirkuit motocross ini akan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat utara khususnya.
“Semoga ini juga sebagai penyimbang pembangunan. Di selatan ada sirkuit motoGP, di utara ada sirkuit motocross,” harapnya.
Gubernur mengungkapkan, dengan segala pembangunan ini tentu juga harus seiring dengan perubahan di tengah masyarakat. Baik pola pikir maupun hal-hal lainya. Karena percuma sirkuit ini ada kalau pola pikir masyarakat sekitar juga tidak berubah. “Penting ini untuk diperhatikan. Salah satunya kebersihan lingkungan maupun kamar mandi. Karena akan banyak pengunjung yang bakalan datang kesini nantinya,” yakinnya.

Selain itu, gubernur menitipkan pesan kepada Bupati agar di sirkuit ini nantinya jangan hanya dilaksanakan sekali event saja kemudian berhenti. Melainkan harus dilaksanakan dua kali event dalam satu bulannya. Jika hal itu bisa dilaksanakan, ia memastikan dari pemerintah provinsi juga akan memberikan kontribusi berupa hadiah nantinya.
“Kami sangat apresiasi Bupati yang nekat membangun sirkuit ini. Ini sungguh luar biasa. Semua yang dilakukan ini tentu untuk kemajuan masyarakat,” katanya.

Bupati Loteng, HL Pathul Bahri menginginkan sirkuit motocroos ini dapat dijaga oleh masyarakat setempat. Sebab, dampak dari keberadaan sirkuit ini kedepannya akan sangat besar bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Sirkuit ini akan mampu memberikan daya dorong untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di utara,” yakinnya.
Pathul menambahkan, pembangunan sirkuit ini sebagai penyeimbang pembangunan di wilayah utara dan selatan. Mengingat di selatan sudah ada sirkuit MotoGP. Kemudian agar masyarakat juga mengetahui bahwa pembangunan sirkuit ini tidak menggunakan anggaran dari APBD. Melainkan anggaran pembangunannya dari urunan maupun sumbangan berbagai pihak.
“Kami sangat berterima kasih pada para donatur yang memberikan sumbangan untuk pembangunan sirkuit. Tanpa ikut campur anda tentu pembangunan sirkuit tidak akan pernah jadi,” yakin Pathul. (jay/tim)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *