Gubernur Ajak Warga Dukung Investasi

F Gubernur

MATARAM – Warga Desa Moyo, Kecamatan Labuhan Badas Kabupaten Sumbawa Besar menyambut hangat kedatangan Gubernur NTB Dr.H.Zulkieflimansyah, Jumat (07/08) pekan lalu.

 Kades Moyo, Sofyan melaporkan bahwa, yang hadir pada acara silaturahmi ini adalah para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda tokoh wanita se- Pulau Moyo.  “Alhamdulillah banyak yang hadir pak, ada marbot masjid juga,” tutur kedes dan memulai dialog bersama warga.

Keindahan alam Pulau Moyo ini membuat banyak orang datang untuk berlibur. Tapi, di pulau ini, masih banyak lahan-lahan kosong yang tidak dimanfaatkan. Lahan-lahan tersebut harus kita investasikan untuk anak cucu kita kedepan.

“Investasi tersebut membuat roda perekonomian kita jalan. Tapi, saya tidak ingin anak cucu kita menjadi penonton di tempatnya sendiri,” ujar Gubernur saat berdilog.

Lahan-lahan yang ada di Pulau Moyo ini harus bermanfaat, jangan sampai terus menerus dibiarkan kosong. Jika sudah ada pembangunan, roda perekonomian berjalan lancar. Tentu, masyarakat kita menjadi semakin sejahtera.

“Kita optimis, jika pembangunan dan roda perekonomian seimbang. Masyarakat menjadi semakin sejahtera,” tambahnya.

Dalam waktu dekat, lanjut Gubernur, investor kilang minyak akan melihat langsung potensi Pulau Moyo. Jika mereka semua tertarik, Gubernur mengajak agar warga menyambut baik kehadiran mereka dan memfasilitasi apa yang mereka butuhkan. Tentunya, itu semua akan mendorong berputarnya roda perekonomian.

“Kalau kilang minyak ini sudah dibangun di sini. Tentu, kesehatan, kesejahteraan, pengangguran serta putus sekolah bisa teratasi,” yakinnya.

Sementara itu, warga menyambut baik gubernur akan membawa Investor Ke Moyo. Pulau Moyo ini sangat terkenal, bahkan mendunia. Tidak sedikit artis ataupun pesohor dunia datang ke pulau ini. Meski pulau ini tersohor sampai di mancanegara, namun warga menilai pembangunannya tidak banyak  yang berubah, bahkan banyak lahan-lahan kosong hingga saat ini.

“Sebagai masyarakat, kami sambut baik niat Pak Gubernur akan bawa investor, kami yakin tidak akan ada kendala,” ungkap Mardi, salah seorang tokoh agama di Pulau Moyo.

Jangan sampai katanya, tempat yang indah ini hanya bisa dinikmati oleh orang-orang luar. Tapi masyarakatnya tidak merasakan dampak apapun. Harusnya, Pulau Moyo ini menjadi pulau yang sejahtera, tidak ada anak-anak putus sekolah, bahkan sampai menganggur.

“Pak Gubernur, para pesohor seperti David Beckham, Lady Diana beserta orang-orang besar lainnya pernah datang ke Pulau Moyo ini. Tapi, dari sejak Orde Baru, kami hanya bisa nikmati listrik saat malam hari. Kalau pagi dan siang, tidak ada listrik,” tambah tokoh agama moyo tersebut.

Dalam dialog tersebut, ada sejumlah hal yang memang disampaikan oleh masyarakat. Salah seorang kepala desa menyampaikan aspirasi masyarakat tentang pembatasan pembelian BBM kepada nelayan. Karena, sebagian besar masyarakat menggantungkan hidupnya sebagai nelayan. Jangan sampai, pembatasan pembelian BBM tersebut membuat masyarakat tidak bisa berusaha.

“Kami mohon bapak Gubernur semoga kuota pembelian BBM tersebut bisa ditambah,” ujar Rahman, Kades Sebotok.

Lain lagi Juprin, kades Bajo Medang, dia mengaku kedatang Gubernur ke Pulau Moyo ini menjadi kesempatan emas. Karena, banyak masalah desa yang belum bisa diselesaikan, terutama masalah pengangguran.

“Bapak Gubernur, banyak anak-anak kami di Desa Bajo Medang yang menganggur, salah satu penyebabnya adalah kendala biaya dan kurangnya lapangan kerja,” ujarnya.

Dia berharap, investasi atau pembangunan harus segera dilakukan di Pulau Moyo. Dengan begitu, pengangguran bisa teratasi. “Kalau investasi atau pembangunan lainnya mendatangkan keuntaungan kepada masyarakat, mari kita bangun bersama,” ungkapnya.

Selain para kades dan tokoh agama yang banyak berbicara soal pembangunan daerah, para pemuda setempat banyak berbicara terkait kesehatan dan lingkungan. Erwin, salah seorang pemuda di sana menceritakan panjang lebar masalah kesehatan yang ada di Pulau Moyo. Dia mengaku bahwa, selama pandemi Covid-19 di NTB, tidak ada masyarakat sekitar yang terpapar. Namun ada satu penyakit berbahaya yang paling sering menyerang masyarakat yaitu malaria.

“Pak Gubernur, selama Covid-19 ini, kami bersyukur tidak ada masyarakat Moyo yang terpapar. Tapi, setiap minggu, ada penyakit ganas dan sering menyerang masyarakat, yaitu penyakit malaria. Karena itu kami sangat berharap di Pulau Moyo ini kami diberikan kendaraan ambulan atau kapal boat untuk mempermudah dan mempercepat masyarakat untuk berobat,” ujarnya.

Tidak hanya kesehatan, lanjutnya, masalah lingkungan juga sangat penting untuk selalu diperhatikan oleh pemerintah. Dia berharap, meski ada pembangunan, jangan sampai merusak lingkungan.

“Kami dimanjakan oleh lingkungan. Kami berharap, apapun bentuk pembangunan yang akan dibuat di Pulau Moyo ini, jangan sampai nantinya merusak lingkungan yang merupakan pemberian dari Tuhan,” tutupnya.

Usai menyarap semua aspirasi masyarakat, Gubernur memberikan sejumlah bantuan kepada masyarakat. Telihat, empat desa diberikan bantuan yaitu Desa Labuhan Haji, Desa Bugis, Desa Sebotok serta Desa Bajo Medang. “Semoga bantuan ini bermanfaat,” ujar Gubernur.

Sementara itu, bantuan juga datang dari Rektor Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) berupa beasiswa pendidikan. Rektor UTS Dr. Chairul Hudaya dalam kesempatan tersebut  langsung memberikan beasiswa penuh kepada mahasiswa asal Pulau Moyo yang kuliah di UTS.

“Silahkan pak kades, tulis nama-nama anak kita yang kuliah ataupun yang akan kuliah di UTS, kita akan berikan beasiswa penuh kepada mereka,” ujarnya disambut tepuk tangan warga.

Ia berharap, dengan pemberian beasiswa ini, mereka semua tidak takut menatap masa depan, dan bisa kembali berbuat banyak kepada masyarakat serta membantu keluhan warga yang ada.

“Saat pulang kampung nanti, mereka bisa mengatasi masalah listrik, masalah pengangguran denga cara menciptakan lapangan kerja, serta masalah-masalah lainnya,” ungkap Rektor UTS.

Teluk Santong, Kecamatan Plampang, Sumbawa akan dijadikan sebagai lokasi pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Oil and Gas di NTB yang akan dilakukan oleh PT Palu GMA Refenery Consortium (PGRC). Keputusan ini diambil setelah Direktur dan Komisaris PT PGRC bersama rombongan Pemprov NTB melakukan kunjungan lapangan Jumat (7/8) pekan lalu.

Bahkan, segala potensi yang dimiliki oleh Teluk Santong membuat para investor merasa takjub. Segala potensi Teluk Santong dan sekitarnya melebihi semua persyaratan yang diminta oleh para investor. Bahkan rencana awal jumlah investasi sebesar Rp 150 triliun, kini berkembang lagi. Direktur dan Komisaris PTPGRC ini akan mengembangkan pabrik etanol dengan nilai proyek sebesar Rp 40 triliun. Jadi total investasi yang akan digelontorkan di Sumbawa ini  sebesar Rp 190 triliun.

‘’Hasilnya (survey) sangat memuaskan. Semuanya melebihi ekspektasi kami. Ada tiga hal. Pertama kontur lahan sangat bagus. Perfect. Kedua, Soil condition juga solid. Terakhir dari sisi kedalaman lautnya yang mencapai 25 meter.  Jadi kalau mau narik SPR, tidak panjang-panjang amat. Kita sudah survey langsung ke sana sudah sesuai rencana kita,’’ Kata Direktur PT PGRC Dr. Muhammad Rusdy usai rapat bersama Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan jajaran Kepala OPD Provinsi NTB di Sumbawa.

Malah floatingnya dinilai pas, untuk oil and gas. Untuk lahan yang diminta seluas 1000, tapi tapi tersedia 1.187.

Yang menarik dari hasil kunjungan lapangan, jajaran komisaris PT PGRC juga tertarik mengembangkan pabrik etanol. Terkait hal ini, perusahaan membutuhkan lahan minimal 20 ribu hektar lahan untuk tanaman tebu. Dan menurut data Pemda NTB, ada sekitar 21 ribu hektare lahan.

Hal lain lagi yang membuat kagum para investor ini adalah, proses pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sudah berjalan. Dan KEK yang dikembangkan adalah KEK agro dan energy. Dan ini menjadi cocok dengan rencana pembangunan PGRC. “Energy nya kan oil dan gas. Agronya untuk pabrik etanol,’’ kata Rusdi.

Rusdi menambahkan, ini akan menjadi green KEK. Karena energy yang akan dikembangkan di sana adalah clean energy. Dan proyek ini mengarah menggunakan green nuklir yang sekarang sudah masuk Indonesia. ‘’Dan yang lebih penting adalah untuk pertama kalinya di Indonesia lahannya clear dan clean. Tidak ada isu pembebasan lahan. Ini merupakan pertama kali ada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang lahannya clear and clean. Ini terobosan baru yang luar biasa dari Bapak Gubernur,’’ kata Rusdi.

Sementara itu, Komisaris PT PGRC Mr.Akhmad Khalil mengapresiasi perhatian gubernur NTB Zulkieflimansyah yang dinilai sangat luar biasa dalam memfasilitasi perusahaan. Memberikan kemudahan-kemudahan dalam mendukung rencana kegiatan perusahaan.

‘’Ini hari yang sangat luar biasa. Kami menemukan lokasi yang menakjubkan. Kita bisa mulai bisnis di sini,’’ ujarnya dalam bahasa inggris.

Menurutnya, karena usaha ini telah direncanakan sebelumnya, maka langkah selanjutnya tinggal menindaklanjuti dari rencana yang sudah ada. Misalnya menyiapkan lansekap, fasilitas acomodasi, pembangkit tenaga listrik dan sebagainya.

Setelah proses lansekap, pekerjaan Strategic petroleum Reserve (PSR) atau cadangan minyak strategis. Tujuannya pertama agar cashflow nya jalan. Jadi investornya gak terlalu lama, bisa jadi trading.

Tujuan lainnya adalah meningkatkan cadangan minyak strategis nasional. Sekarang kan sekitar 11 hari. Jika mendapat tambahan 30 juta barel, diharapkan bisa meningkat paling tidak ke angka 25 hari cadangan strategisnya.

Ini berkaitan dengan strategi Blue print permintah dalam hal ketahanan energy nasional. Kita juga perlu crud oil di dalam negeri.

‘’Setelah SPR, refinery dengan Petrokimia. Jadi dua itu dijalankan paralael,’’ pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengibaratkan potensi alam Sumbawa dan syarat yang dicari oleh perusahaan seperti mur ketemu baut. ‘’Kita rencanakan ground breaking pada 17 Desember bertepatan dengan HUT NTB. Semoga ini semua berjalan sesuai rencana kita semua,’’ kata Gubernur Zul. (Adv/jho)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Anggota Dewan Diduga Hina Presiden

Read Next

Covid-19, 128 Orang Meninggal

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *