Gelar Ritual Khusus Jelang Superbike Hari Ini

  • Bagikan
F ritual
IST/RADARMANDALIKA.ID RITUAL: Sejumlah budayawan saat persiapan melakukan ritual doa di Kuta, Kamis sore kemarin.

PRAYA – Unsur budayawan dari empat penjuru angin di Lombok Tengah melakukan ritual Nede Rahayu Ayuning Jagat di Pantai Senek Desa Kuta, Kecamatan Pujut, kemarin.
Budayawan Lombok Tengah, Lalu Putrie menjelaskan, ritual yang dilakukan oleh para pemangku tersebut sebagai wujud kepedulian untuk memohon keselamatan kepada sang mahakuasa sehingga pelaksanaan even IATC dan WSBK berjalan lancar.
“Melalui ritual ini kami dari seluruh komunitas Sasak mendoakan itu bisa sukses, aman dan lancar. Untuk seluruh penyelenggaran dan untuk masyarakat yang menyaksikan,” jelasnya, di lokasi kegiatan, kemarin.

Masyarakat Sasak sebutnya, sangat patuh pada ajaran Adiluhung yakni filsafat Pendete Telu. Dimana ajaran tersebut memberikan tiga landasan hubungan manusia sehingga akan terjadi kedamaian dan perdamaian di dunia, yakni Adat game ( hubungan manusia dengan sang khalik), Tapsile ( hubungan manusia dengan manusia), Gaurgame (hubungan manusia dengan alam dan seluruh isinya). Berlandaskan hal tersebut para tokoh berkumpul untuk meminta doa dan keselamatan terhadap seluruh alam sebelum dilaksanakannya WSBK pada Jumat (19/11) hari ini.

Selain itu, implementasi dari Adiluhung tersebut menggambarkan masyarakat Sasak yang Lombok Mirah Saksak Adi. Hal ini bermakna orang Sasak tersebut merupakan orang yang lurus, Mirah dimaknai sebagai permata yang paling indah, dan Saksak adi bermakna satu- satunya yang paling mulia.

Dia juga menyinggung soal kemajuan yang akan terjadi dengan adanya perhelatan skala internasional tersebut. Sebagai budayawan pihaknya berpesan agar kebudayaan dan SDM masyarakat sekitar harus terus ditingkatkan, ajaran para leluhur harus tetap dijaga dan lestarikan sebab apa yang ditingalkan para leluhur tidak bertentangan dengan ajaran agama.

“Lamun wah tebukak lendang galuh sak to bikan pait, tempat bandara, yak ne loek tau bodang bekelayan, pade enget dendek lupak peririk bale langgak gumi paer,” pesannya.

“Kami berharap semua pelaksaan even bisa sukses dan selamat,” sambungnya lagi. (ndi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *