Gawat, Ancaman Serius untuk Dwi dan HZT

f lege

Legewarman

PRAYA – Batas waktu diberikan PBB untuk bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, yakni Dwi dan Habib Ziadi Thohir (HZT) semakin mepet. Ada dua hari lagi batas waktu diberikan untuk keduanya. Yakni batas terakhir tanggal 28 Agustus 2020. Jika keduanya tidak bisa menyelsaikan tugas atau syarat dari PBB, maka terancam bakal ditinggal. Adapun tugas atau syarat yang sedang disiapkan, Dwi-Normal mencari partai koalisi agar syarat maju cukup. Sementara HZT sama mencari parpol tambahan dan pasangan.

Ketua DPC PBB Lombok Tengah, Legewarman mengatakan, persoalan SK B.1-KWK PBB sampai saat ini DPC PBB Loteng sendiri belum mendapat informasi dari DPP. Nama yang mengerucut ke pusat hari ini hanya Dwi-Normal dan HZT.

 “Kalau Pak Dwi kan sudah punya pasangan, tapi partai koalisi belum. Nah, HZT ini saya dengar baru dapat pasangan,” ungkapnya pada Radar Mandalika, Rabu (26/8) kemarin.

Lege mengatakan, untuk DPC PBB sendiri memberikan batas waktu hingga 28 Agustus untuk para bapaslon menyelesaikan tugas dari partai. “Kita sudah memberikan kewenangan penuh kepada bapaslon untuk mencari partai koalisi, kalaupun mereka membutuhkan bantuan, kami siap membantu. Tapi jika melebihi tanggal 28 Agustus tidak ada kejelasan dari mereka, maka kami akan cari opsi lain,” tegas dia.

PBB sendiri berharap diantara kedua bapaslon ini dapat memenuhi surat tugas mereka, sebab semua kriteria ada di mereka, terlebih karena kedua bapaslon ini telah mengikuti proses sejak awal.

 “Kalapun mereka gugur, PBB sendiri akan tetap mencari opsi bapaslon yang tentunya memiliki potensi bisa lolos dalam pendaftaran,” katanya.

Terkait kemungkinan PBB berkoalisi dengan PKS juga dibenarkan oleh Lege, dia mengatakan, beberapa hari lalu pihaknya sempat berkomunikasi dengan PKS guna memetangkan peluang beberapa calon.

“Kita kemarin sempat kontak dengan temen-temen PKS, artinya tidak menutup kemungkinan PKB akan di tinggal. Politik ini kan dinamis,” sebut Lege.

“Jadi Agustus ini insyaallah semua rampung, kita tinggal menunggu keputusan di DPP saja,” sambungnya. (cr-buy)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Komisi IV Minta Pemkab Loteng Perhatikan Sektor Pendidikan

Read Next

Dewan Sebut, Kasat Pol PP NTB Gagal Membina

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *