Evi Temui Ahyar Abduh

F AAA DPD

IST/RADAR MANDALIKA KUNJUNGAN: Anggota DPD RI Dapil NTB, Evi Apita Maya, menemui Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh (kanan), di Aula Pendopo Wali Kota Mataram, kemarin.

Berusaha Akomodir Permintaan Pemkot

MATARAM – Anggota DPD RI Dapil NTB, Evi Apita Maya, menemui Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh. Dalam pertemuan itu turut dihadiri Ketua DPRD Kota Mataram, H Didi Sumardi, Sekda Kota Mataram, H Effendy Eko Saswito, Asisten, dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Aula Pendopo Wali Kota Mataram, kemarin (13/10).

Evi Apita Maya dalam kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa kunjungannya ke Pemkot Mataram dalam rangka reses. Kedatangannya kali ini untuk membahas beberap hal. Terkait kesehatan, pelayanan pemerintah daerah (Pemda) terhadap masyarakat. Terlebih di tengah suasana pandemi Coronavirus Disese atau Covid-19.

Antara lain, membahas Undang-Undang (UU) Kesehatan, kebijakan Pemda dalam menangangi masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19. Kemudian kondisi pelayanan kesehatan masyarakat yang terdampak Covid-19. Serta menanyakan secara langsung jumlah data anak yang terpapar positif Covid-19.

Ketua Komite III DPD RI Dapil NTB itu berusaha mengakomodir data-data serta permintaan Pemkot Mataram yang kemudian akan disampaikan ke pemerintah pusat. Sesuai dengan fungsi dan tugas anggota DPD RI yaitu menyerap dan menyampaikan segala masukan, usulan, dan hajatan masyarakat maupun pemerintah daerah.

“DPD RI adalah perpanjangan tangan pemerintah daerah ke pusat. Hal-hal yang menghambat di daerah bisa langsung disampaikan melalui DPD untuk disampaikan langsung ke pemangku kebijakan di pusat,” ungkap dia.

Terlebih kata Evi, dalam merespons p perkembangan situasi dan kondisi daerah di masa pandemi Covid-19 sekarang. “Setiap daerah pasti memiliki cara penanganan yang berbeda antara satu daerah dengan daerah yang lain,” ungkap perempuan berparas cantik itu.

Sementara, Wali Kota Mataram, H. Ahyar Abduh menjelaskan, sistem penanganan Covid-19 di Kota Mataram dimulai dari upaya pencegahan dan penanganan maksimal oleh tenaga kesehatan (Nakes). Pemkot juga menerapkan Penanganan Covid-19 Berbasis Lingkungan (PCBL) sejak beberapa bulan lalu. Langkah itu diterapkan di semua lingkungan dengan melibatkan peran dan partisipasi masyarakat.

“PCBL juga didukung oleh program Lomba Kampung Sehat yang diselenggarakan oleh Polda NTB,” ungkap Wali Kota Mataram dua priode itu.

Menurut Ahyar, langkah PCBL dan Lomba Kampung Sehat yang digagas Polda NTB ternyata mampu menarik perhatian masyarakat. Sehingga, masyarakat mau berbenah dan menyiapkan diri dengan kondisi pandemi yang melanda Kota Mataram.

“Antusiasme masyarakat terlihat dari persiapan dalam mengikuti kedua program tersebut,” cetus dia.

Dengan komitmen dsan konsistensi Gugus Penanganan Pencegahan Covid-19 Kota Mataram dalam menegakkan dan mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya progam tersebut untuk penanganan penyebaran pandemi Covid-19, telah mampu menekan angka penyebaran pandemi di ibu kota Provinsi NTB.

“Hasilnya sampai dengan hari ini (kemarin siang), jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Mataram menyisakan 41 pasien dalam perawatan,” tutur Ahyar. (zak)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Pengamat : ASN Selalu Dikorbankan

Read Next

Positif Korona, Puskesmas Selaparang Ditutup

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *