Disdik Panggil Mantan Kepala SMPN 9 Prabar

IMG 20210907 WA0000

HAZA/RADAR MANDALIKA HL MULIAWAN

PRAYA – Dalam mengatasi permasalahan dugaan penyelewengan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di SMPN 9 Praya Barat, Dinas Pendidikan Lombok Tengah (Loteng) sudah memanggil mantan kepala sekolah yang diduga kuat terlibat.
“Masalah kasus dugaan penyelewengan dana PIP di SMPN 9 Praya Barat sudah kami tangani. Kasek bersangkutan yang sekarang bertugas di SMPN 1 Praya Barat langsung kami panggil untuk diminta keterangannya dan siap mengembalikan dana tersebut,” tegas Plt Kepala Dinas Pendidikan Loteng, HL Muliawan, kemarin.
Ia membeberkan nominal dana yang dikembalikan baik PIP yang dipotong dan yang belum diberikan cukup besar mencapai Rp 11 juta untuk periode 2020 dan 2021. Dana tersebut sudah diterima langsung oleh bendahara sekolah bersangkutan disaksikan oleh Komite beberapa hari yang lalu.
Sekretaris Dinas Pendidikan ini menegaskan, guna mengantisipasi terjadinya masalah penyelewengan dana PIP, lebih baik proses pengambilan dilakukan secara perorangan tidak secara kolektif. Artinya buku rekening dipegang langsung oleh wali murid atau siswa bersangkutan untuk proses pencairan di bank penyalur yang telah ditunjuk pemerintah.
“Untuk ke depan pemberian dana PIP semua harus secara perorangan tidak secara kolektif,” katanya.
Karena berbicara mengenai uang sangatlah sensitif. Sehingga apapun alasannya pemotongan, kata dia, itu tidak dibenarkan. Kecuali pihak sekolah dan orang tua siswa ada kesepakatan untuk dilakukan pemotongan.
“Jangan sekali-kali melakukan pemotongan apalagi itu sifatnya secara sepihak tentu sanksinya sangat berat,” tegasnya.
Sebagai informasi dana PIP untuk jenjang SMP setiap siswa menerima Rp 750 ribu per tahun dan jenjang SD Rp 450 ribu. Sehingga bagi para orangtua harus bijak menggunakan dana PIP tersebut untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik membantu biaya pendidikan anak. Seperti membeli perlengkapan sekolah, biaya transportasi, biaya praktik tambahan, serta biaya uji kompetensi dan lainnya. Karena proses pencairan PIP cukup ribet tanpa adanya campur tangan pihak sekolah dana tersebut tidak akan cair.
“Intinya manfaatkan dana ini sebaik mungkin,” pesannya. (cr-hza)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Pilgub 2024, Bang Zul: Zul-Rohmi Jilid II Belum Pasti

Read Next

Mutasi, Pathul: Kami Berniat Atas Dasar Allah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *