Dewan Loteng Turun Cek Pasar Jelojok

f didik

Didik Ariesta

PRAYA – Anggota Komisi II DPRD Lombok Tengah, Didik Ariesta mengatakan, terkait tanggapan fraksi yang sudah memberikan pandangan umumnya dan dijawab oleh Wabup, beberapa waktu lalu, ada beberapa item yang perlu segera untuk ditindak lanjuti. Seperti pengelolaan Pasar Jelojok. Menurut dia, penggunaan dan penataan ruang di sana masih belum maksimal.

“Setelah rapat paripurna tentang penyampaian nota keuangan kemarin, kita langsung turun sidak ke lokasi langsung, dan menemukan beberapa hal yang musti segera dimaksimalkan penataannya,” tegasnya, Selasa kemarin.

Politisi PBB ini mengatakan, beberapa temuan seperti pengaturan tempat berjualan para pedangan yang seharusnya tidak di tengah, sebab megganggu kegiatan pengunjung. Ini  menjadi catatan penting untuk segera diperhatikan pihak pengelola ke depannya. Kemudian, perlu diperhatikan terkait pengelolaan kebersihan.

 “Jadi semua harus segera ditata dengan baik, kelihatan banyak pedagang yang masih pakai terpal untuk berjualan, dan cukup menganggu para pengunjung,” tuturnya.

Sementara, soal izin, para pedagang juga seharusnya lebih diinventarisir lebih baik, karena pasar ini adalah jantung ekonomi masyarakat sekitar. Terlebih pada masa pandemi saat ini tempat umum seperti pasar adalah lokasi tempat kegiatan paling aktif dan produktif bagi masyarakat.

“Kita juga sudah ketemu dengan UPT di sana, katanya akan ada pengembangan beberapa sektor dan penambahan penggunaan lahan di utara SD belakang pasar, untuk para pedagang yang tidak kebagian lahan ataupun masih berdesakan agar lebih tertata lagi kegiatan di pasar tersebut,” jelas dia.

Sementara soal kondisi pasar yang masih baru, maka wajar kalau manajemen terlihat belum begitu maksimal tata kelolanya. Namun ke depan diharapkan pihak pengelola terus memperbaiki seluruh sektor yang ada, guna meningkatkan daya guna  pasar jelojok kedepannya.

 “Disperindag  juga harus intens mengawal penataan di pasar,” pesan Didik.(buy)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Perda Nomor 7 Jadi Media Edukasi Masyarakat, Fokus Cegah Penularan Covid-19

Read Next

Instruksi untuk Warga NU, Dukung Pathul-Nursiah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *