Tenang! Tahapan Pilkada di NTB Tetap Jalan

F Ketua KPU NTB scaled

Suhardi Soud

MATARAM – Tahapan Pemilukada di beberapa kabupaten kota di NTB masih tetap berjalan, sampai sekarang. Sampai dengan saat ini, NTB masih berstatus pada zona oren. Bukan zona merah, hal ini menyebabkan tahapan tetap berjalan.

Ketua KPU NTB, Suhardi Soud mengatakan, penundaan Pilkada itu harus dengan mempertimbangkan segala hal termasuk juga kondisi pandemi yang mana salah satunya jika satu daerah itu berada di zona merah. Penundaan itu merupakan kewenangan di masing-masing kabupaten kota.

“Itu wewenang masing-masing kabupaten. Tetapi harus pertimbangannya jelas apa landasannya dan pertimbangan apa,” tegas Suhardi di Mataram, kemarin.

Suhardi mengatakan, tidak mudah menentukan apakah sebuah daerah bisa ditunda atau tidak. Apakah karena memang tidak bisa dilaksanakan total. “Semuanya tentu jadi kajian,” katanya.

Untuk NTB sendiri, hingga sampai saat ini tahapannya masih berlangsung dengan baik. Semua tahapan berjalan lancar tanpa ada kendala cukup serius. Untuk kondisi Covid-19 sendiri, masuk zona oren. Kasus Covid-19 masih terkendali sehingga masih memungkinkan Pilkada tetap berlangsung. Malah hasil rapat koordinasi khusus (Rakorsus) Forkompinda, KPU NTB, Bawaslu NTB bersama Kementerian Dalam Negeri dan Menkopolhukam direspons kondisi NTB baik.

“Artinya masih memungkinkan melangsungkan Pilkada,” beber Suhardi.

Pemprov NTB bekerja baik mencegah jangan sampai ada klaster Pilkada. Terkait Covid-19 tentu menjadi ranah tim Gugus Tugas Covid-19, apalagi saat ini Perda Nomor 7 tahun 2020 tentang pengendalian penyakit menular sudah ditegakkan.

“Di NTB masih berjalan dengan biak,” kata dia.

Sementara, terkait dengan masukan penundaan sepereti dari MPR, Komnas HAM maupun dari Komite I DPD RI, menurut Suhardi itu menupakan urusan Pusat. Nantinya itu akan ditanggapi oleh KPU RI langsung.

“Karena itu level nasional. Nanti KPU pusat punya respons,” terangnya.(jho)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Pemuda yang Terseret Ombak Belum Ditemukan

Read Next

Perda Nomor 7 Jadi Media Edukasi Masyarakat, Fokus Cegah Penularan Covid-19

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *