Dewan Cek Pabrik Rokok yang Dilaporkan Illegal

F AAA Sidag

TURUN GUNUNG: Pimpinan DPRD dan Komisi II saat turun ke lokasi pabrik di Desa Wajageseng, Kecamatan Kopang, beberapa waktu lalu.

PRAYA – Perwakilan pimpinan DPRD Lombok Tengah dan Komisi II langsung terjun ke bawah menindaklanjuti keluhan yang disampaikan sekelompok warga yang melakukan hearing ke kantor dewan, beberapa waktu lalu.

Adapun pabrik rokok yang dipersoalkan itu, pabrik rokok UD Mawar. Adapun laporan yang dewan terima dari hearing warga, mengeluhkan dampak operasi pabrik tersebut. Disampaikan ada yang sakit serius, sekitar 15  orang dan 7 di antaranya anak-anak mengidap sesak nafas terkait bau yang dikeluarkan dari lokasi pabrik rokok. Namun hasil cek lapangan dewan, memastikan laporan oleh sekelompok warga fiktif semua.

Anggota Komisi II DPRD Lombok Tengah, H Muhdanrum mengaku telah melakukan pengecekan. Di lapangan pihaknya tidak menemukan adanya pabrik rokok Illegal seperti yang dilaporkan, dewan hanya menemukan produksi tembakau rajangan sesuai dengan izin yang dimiliki. Bahkan pihaknya mengundang dokter dan mengecek masyarakat yang diklaim sakit akibat pabrik tersebut. Nyatanya tidak menemukan masalah akibat pabrik.

“Ada 400 karyawan yang harus di pikirkan, ternyata pabrik ini malah sangat bagus dalam penyerapan tenaga kerja dan ekonomi masyarakat sekitar,” ungkap dia.

Pria yang juga Ketua Fraksi Gerindra ini menambahkan, pihaknya menduga ini merupakan sikap kecemburuan saja mengingat kesuksesan salah satu usaha dari UD Mawar tersebut. Pihaknya yang melakukan sidag hanya menemukan tembakau rajangan yang dikeringkan dan dibungkus siap jual. Malah ketika sidag, dewan mengumpulkan masyarakat dan menanyakan kepada masyarakat sekitar, namun tidak ada permasalahan, malahan masyarakat sekitar bersyukur adanya pabrik ini.

 “Masyarakat bisa ikut kerja, terlebih dimasa pandemi ini, warung sekitar pabrik juga hidup ekonominya” jelas Muhdanrum.

Atas dasar ini, dewan mendukung hal-hal positif seperti ini, dimana inisiasi membuka lapangan pekerjaan dan perputaran ekonomi yang berjalan merupakan nilai plus terhadap perekonomian sekitar Desa Wajageseng, Kecamatan Kopang. (tim)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

IJTI Dorong Pemberlakuan Perda Nomor 7 Tahun 2020 dengan Maksimal

Read Next

Masrun Tanggapi Tepisan Organisasi Muhammadiyah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *