Desak Bebaskan Empat Petani Elong- Elong

F Hearing

Suasana hearing di kantor DPRD Lotim.

LOTIM- Warga yang tergabung dalam Fron Perjuangan Rakyat (FPR) mendesak pembebasan kepada empat orang petani Elong- Elong, Desa Bilok Petung Kecamatan Sembalun Lombok Timur. Desakan ini disampaikan saat hearing di depan gedung DPRD setempat, Rabu (26/08).

Empat petani tersebut, Rupawan Hati, Kamludin, Salamudin, dan Nurawang telah ditahan oleh Polres Lombok Timur tanggal 13 Agustus lalu dengan dugaan pengerusakan property (tembok) milik perusahaan PT. Kosambi Victorylac pada 16 Juli 2020.

Dalam hearing tersebut, aliansi masyarakat menjelaskan dua tuntutan utama. Yakni, mendesak dewan membebaskan empat orang petani Elong- Elong, karena dinilai tidak bersalah. “Mereka hanya membuka jalan, bukan merusak property mereka,” tegas korlap, Zakirin.

FPR juga menuntut untuk pencabutan HGU nomor 26 tahun 2020 atas nama PT. Kosambi Victorylac dan kembalikan lahan petani Elong- Elong. Ada 78 KK masyarakat yang menggarap lahan tersebut, bahkan 36 KK (150 jiwa) langsung bermukim di wilayah tersebut. FPR juga menyesalkan sikap aparat yang sering melakukan tindakan kekerasan terhadap petani yang memperjuangkan haknya atas tanah tersebut..

“Kami sayangkan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi I DPRD Lotim, Muallani yang menerima massa hearing menjelaskan, dari permasalahan tersebut, pihaknya juga akan melakukan tindakan procedural atas kejadian yang menyangkut penahanan terhadap empat orang petani Elong- Elong.

Pihaknya berjanji akan memediasi jika permasalahan penangkapan tersebut hanya karena pembukaan jalan bagi masyarakat. Baik itu dengan membuka jalan yang sebelumnya sudah ada atau dengan alternatif lain yang tidak merugikan masyarakat dan perusahaan. “Kita akan carikan alternative,” jelas Muallani.(cr-ndi)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

AKJ-Syah Optimis Bisa Duduki kursi Dompu Satu

Read Next

Komisi IV Minta Pemkab Loteng Perhatikan Sektor Pendidikan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *