Dalam Kota Banjir, BPBD Sebut Penataan Drainase Buruk

IMG 20210227 WA0007

IST/RADARMANDALIKA.ID Salah seorang warga di Kelurahan Leneng saat melintas di tengah derasnya air pascahujan lebat, Jumat sore.

PRAYA – Puluhan rumah terendam banjir di sejumlah titik di Kota Praya, Jumat sore kemarin. Laporan yang diterima radarmandalika.id di Kelurahan Leneng dan Kelurahan Renteng, Kelurahan Tiwugalih Kecamatan Praya.

Dari banjir yang terjadi, pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah menyebutkan, faktor penyebab banjir disebabkan buruknya penataan drainase.

Plt BPBD Lombok Tengah, H Ridwan Makruf mengatakan, atas banjir yang terjadi sampai saat ini pihaknya belum berkoordinasi dengan pihak terkait. Baik pemerintah kelurahan, desa yang terdampak banjir.
Namun pihaknya telah mengkomunikasikan dengan BWS supaya pintu air Bendungan Batujai dibuka supaya sesegera mungkin bisa mengurangindebit air di wilayah yang tergenang di kota Praya.

“Kawasan tergenang sementara ini kami diinformasikan yakni di Kelurahan Leneng, Kelurahn Tiwugalih dan Kelurahan Praya, ” ungkapnya.

Mengenai berapa rumah dan kepala keluarga yang terendam banjir, pihaknya belum belum mengetahui secara pasti.

Kemudian pihaknya sangat menyayangkan banyaknya bangunan yang tidak jelas tata kelolanya. Banyaknya pertokoan yang abai akan drainase dan bagaimana aturan bangunan ketika di pinggir jalan. Bahkan yang terparah baru-baru ini sampai terjadi banjir di areal wisata Kuta dan sekitarnya.

“Bisa saja diakibatkan oleh homstay yang banyak dibangun di bukit yang merusak ekositem alam dan resapan air. Terlebih yang dibangun di tengah permukiman yang tanpa adanya penataan drainase yang memadai,” sebutannya. (tim)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Marsekan Fatawi Kembali Nahkodai DPD PAN Lombok Tengah

Read Next

Santri Terseret di Sungai Lengi Ditemukan Meninggal

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *