Bupati Pathul Pidato Perdana di Sidang Paripurna

20210302 060030

IST/RADAR MANDALIKA PIDATO: Bupati Loteng, HL Pathul Bahri saat menyampaikan pidato di sidang paripurna, kemarin.

LOTENG—DPRD Lombok Tengah (Loteng) melaksanakan sidang paripurna, kemarin. 

Sidang kali ini dengan agenda menyampaikan pidato bupati Loteng hasil Pilkada 2020.

Hadir dalam sidang tersebut, Bupati Loteng, HL Pathul Bahri, Wakil Bupati Loteng, HM Nursiah, Ketua DPRD Loteng, M Tauhid dan wakil ketua, anggota DPRD, Forkopimda, semua SKPM, camat dan kades serta lurah.

Bupati Loteng, HL Pathul Bahri menyatakan, pihaknya diamanahkan menjadi bupati Loteng sematamata berkat ridho Allah SWT. Melalui perantara keinginan masyarakat yang tersalurkan lewat media demokrasi pemilihan kepala daerah sebelumnya.

“Kini, proses Pilkada telah berlalu. kompetisi telah berakhir. Kita semua adalah pemenangnya. Untuk Selanjutnya marilah kita bergandengan tangan bersama-sama, saling bahu membahu, dan bersatu membangun daerah yang kita cintai ini,” jelasnya, kemarin.

Ia menegaskan, masyarakat telah memberikan amanah untuk melanjutkan kerja-kerja para pemimpin terdahulu. Dimana telah meninggalkan jejak-jejak kebaikan bagi kemajuan masyarakat dan daerah ini.

Namun demikian, pihaknya sadari, untuk melanjutkan perjuangan mereka bukanlah perkara mudah.  Sehingga, pihaknya harus belajar dari perjalanan kepemimpinan mereka tersebut.

“Satu kunci utama membangun daerah ini adalah senantiasa menjaga semangat kebersamaan. Semua bisa kita lakukan, jika kita lakukan secara bersama-sama,” tuturnya.

Untuk itu, pihaknya akan senantiasa merawat semangat kebersamaan tersebut dengan seluruh komponen masyarakat.  Selain itu, pihaknya juga akan melanjutkan kemitraan harmonis yang selama ini telah terbangun. Baik dengan DPRD dan tingkatkan kolaborasi dengan elemen pemerintahan lainnya.

“Kita akan tetap jaga hubungan baik semua instansi terkait. Singkatnya kita akan bangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat,” tuturnya.

Sesungguhnya, lanjut Pathul, proses pembangunan lima tahun sebelumnya juga merupakan proses pembangunan di mana ia ada di dalamnya. Oleh karenanya, saat ini adalah kesempatan untuk melanjutkan proses pembangunan tersebut.

“Saat ini juga kita memiliki sejumlah tantangan yang harus kita lalui. Di antaranya adalah persiapan perhelatan MotoGP 2021. Pembangunan Sirkuit Mandalika masih terus dikerjakan agar kita bisa menjadi tuan rumah perhelatan bergengsi tersebut. Kemudian tantangan besar lainnya adalah persoalan pandemi Covid-19,” ujarnya.

Ia mengaku, untuk persoalan Covid-19 ini, kita diharuskan segera melakukan refocusing anggaran untuk penanganannya. Pihaknya berharap dukungan penuh segenap anggota DPRD sehingga refocusing tersebut dapat berjalan dengan mudah.

Kemudian tantangan lainnya, yang harus benahi adalah penataan birokrasi, sehingga birokrasi dari waktu ke waktu menjadi lebih  baik.

“Kami juga akan terus berupaya untuk membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan juga pihak swasta,” jelasnya. (jay)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Lepas 400 Prajurit TNI Pengamanan RI-Timor Leste, Gubernur: Menjaga Negara adalah Misi Mulia

Read Next

Pra Muswil PPP NTB Memanas

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *