Belum Tuntas, TPA Pengegat Dibuka Tiga Hari

WhatsApp Image 2020 04 17 at 17.29.07 2

IST/RADARMANDALIKA.ID TERJUN: Sekda Loteng, HM Nursiah saat turun ke lokasi TPA bersama pihak Koramil dan Polsek, Jumat lalu.

PRAYA – Pemblokiran jalur ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Desa Pengengat, Kecamatan Pujut akhirnya dibuka atas dasar kesepakatan bersama. Namun, pembukaan ini hanya berlaku tiga hari saja. Dari Jumat sampai Senin.

Informasi yang diterima wartawan radarmandalika.id, Sekda Lombok Tengah HM Nursiah langsung terjun ke lokasi TPA Pengengat, Jumat lalu. Setelah sekda turun tangan, pemerintah melalui sekda, pemerintah desa, tokoh masyarakat setempat dan pemuda membuat kesepakatan. Hal ini kemudian jadi dasar jalur ke TPA bisa dibuka kembali.

Pemuda Desa Pengengat, Rata Wijaya menuturkan, jika pihaknya sudah ditemui oleh sekda, Danramil dan Kapolsek Pujut. “Pak Sekda mufakat dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat secara kekeluargaan, dan menyepakati untuk buka selama tiga hari, yakni  sampai Senin. Selanjutnya, nanti akan dibuatkan hitam di atas putih,” ungkapnya kepada wartawan radarmandalika.id.

Rata menjelaskan, apabila ini tidak dilaksanakan sesuai kesepakatan oleh pemkab, maka akan dilakukan penutupan kembali.

Terpisah, Sekda Loteng, HM Nursiah yang dikonfirmasi tidak merespons. Nursiah hanya menjawab salam dan tidak memberikan tanggapan apapun.”Walaikumsalam,” jawab sekda singkat.

Sementara, Ketua DPRD Lombok Tengah, M Tauhid melihat ini merupakan persoalan serius. Harusnya, Dinas Lingkungan Hidup bisa mencari solusi dan jangan diam berpangku tangan. “Apakah harus menunggu persoalan sampah menjadi keadaan yang darurat di Kota Praya? baru mau bersikap,” katanya tegas.

Tauhid menambahkan, pengelolaan sampah merupakan tanggung jawabnya Dinas Lingkungan Hidup. Dari itu, kita tuntut tanggung jawabnya. “Seharusnya dinas tersebut menjamin bahwa persoalan sampah tidak akan menjadi persoalan yang serumit sekarang ini,” sentilnya.(r2)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Bertambah Enam Positif, Satu Asal Dompu Meninggal

Read Next

207 Karyawan PT. AMNT Dikarantina di D’max Hotel

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *