Bandar dan Lima Pemakai Sabu Ditangkap

f narkoba 2

PRAYA— Kasus narkoba di Lombok Tengah semakin mengkhawatirkan. Setelah sebelumnya bandar jaringan lintas provinsi dibekuk, kini Satuan Narkoba Polres Lombok Tengah (Loteng) kembali melakukan penggerebekan pada salah rumah di Desa Mujur, Kecamatan Praya Timur, Selasa (9/6). 

Hasilnya, aparat yang tergabung dalam tim Cobra itu berhasil menangkap enam warga. Satu pelaku berperan sebagai bandar dan lima orang pemakai.  Dari enam pelaku tersebut juga satu diantaranya perempuan.

Adapun enam pelaku diantaranya, M (55), P (47),  MA (48), A (38) warga Kecamatan Praya Timur.   Kemudian, NJ (40) warga Desa Loang Maka, Kecamatan Janapria dan R (48) seorang perempuan warga Desa Aik Mual, Kecamatan Praya.

Sementara berdasarkan hasil penggeledahan, polisi mengamankan barang bukti (BB) berupa satu bungkus besar diduga  sabu berat bruto 5, 30 gram, satu poket berat bruto 0,64 gram, satu buah tas pinggang warna hitam, HP Samsung Duos, rangkaian alat hisap berupa bong, uang sebesar Rp 460 ribu dan timbangan digital.

Kasat Narkoba Polres Loteng, IPTU Hizkia Siagian membenarkan telah kembali melakukan penangkapan tersebut.  Terhadap enam pelaku, saat ini sedang menjalani pemeriksaan oleh anggota untuk pengembangan. Hal itu lantaran, jenis barang bukti (BB) dari pelaku ini sama dengan BB diamankan dari jaringan pelaku lintas provinsi yang ditangkap sebelumnya. 

“Dari enam pelaku yang diduga sebagai bandar adalah inisial M.  Kami menduga kalau pelaku ini merupakan satu jaringan dengan pelaku lintas Provinsi yang ditangkap sebelumnya,” katanya saat ditemui di kantornya, kemarin.

Ia mengaku, penggerebekan ini berdasarkan informasi masyarakat bahwa sering terjadi transaksi/jual beli narkotika di rumah tersebut.  Setelah mendapatkan informasi itu, selanjutnnya Tim Cobra Polres Loteng melakukan penggerebekan terhadap rumah itu.  Hasilnya, dari penggerebekan tersebut, pihaknya mengamankan enam pelaku dan BB jenis sabu dari penggeledahan rumah tersebut.“Kami akan terus membongkar jaringan pelaku ini hingga ke akarnya,” ucapnya.

Ia menegaskan, perederan narkoba di wilayah Loteng semakin marak. Bahkan barang haram ini sudah masuk hingga pelosok desa maupun perkampungan.  Buktinya, pada tiga bulan terakhir ini saja, jumlah BB yang diamankan mencapai 300 gram. Sedangkan tersangka sebanyak 20 orang lebih.

 “Kita harus bekerja sama untuk mengantisipasi peredaran narkoba ini,” tegasnya.

Ditambahkan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, mereka akan dijerat dengan Pasal 114 Jo Pasal 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara. Sedangkan untuk jaringan pelaku, pihaknya akan terus melakukan pengejaran, mengingat kuat dugaan jika jaringan pelaku masih besar.

“Kita  juga akan terus memburu pelaku lainya,” jelasnya. (jay)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Pungli BST, Tipikor OTT Oknum Kadus di Lotim

Read Next

Gempar, Mayat Bayi Ditemukan Membusuk di Bendungan Batujai

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *