Bahas UU Omnibus Law

F Diskusi

SEMANGAT: Sekda Lotim, Juaeni Taufik saat memberikan pandangan tentang UU Umnibus Law, kemarin.

LOTIM-Badan Ekesekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Hamzanwadi Lombok Timur ikut menyoroti RUU Omnibus Law yang kini sudah ditetapkan DPR 5 Oktober 2020 menjadi UU. Polemic dari lahirnya UU ini dibedah dalam diskusi publik yang diselenggarakan BEM Universitas Hamzanwadi.

“Pada malam ini kami mengambil langkah untuk berdiskusi, supaya tidak menimbulkan pro dan kontra, supaya di malam hari ini ada solusinya,” kata Presiden Mahasiswa Universitas Hamzanwadi, Zainul Hasan, Sabtu (10/10).

Di lokasi yang sama, Sekda Lombok Timur, H.M.Juaeni Taofik mengatakan, terkait dengan UU Umnibus law, secara teori dan praktek mempermudah proses perizinan bagi pengusaha dan investor. Tapi diakuinya juga dia kurang memahami secara keseluruhan.

“Saya kira omnibus law ini bisa meningkatkan maindset,” kata sekda.

Kegiatan yang bertemakan ‘Omnibus law masalah atau solusi’ dihadiri oleh perwakilan dari berbagai organisasi pemuda dan mahasiswa se Lombok Timur, pakar hukum dan akademisi.

“Kita perlu berpikir positif terhadap berbagai hal yang terjadi, pemerintah daerah bersifat tegak lurus dengan pemerintah pusat, dan mari kita memberi kritik yang solutif untuk kemajuan tanah air kita,” kata Sekda Lotim dalam closing statmennya.(cr-ndi)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Kumat Lagi, Residivis Narkoba Dibekuk

Read Next

Pemkot Perbaiki Data Kemiskinan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *