RUSAK: Kondisi akses jalan di Desa Batu Jangkih yang rusak parak, kemarin.(FENDI/ RADAR MANDALIKA)

PRAYA  – Akses Pendidikan di Desa Batu Jangkih Kecamatan Praya Barat Daya masih belum mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Pasalnya kondisi akses jalan di wilayah tersebut sangat memprihatinkan. Dimana mana masih jalan tanah, bergelombang, licin, dan becek saat musim hujan. Selain itu saat musim panas jalan juga berdebu dan banyak bongkahan batu yang membuat para pengendara kesulitan melintas di akses jalan tersebut.

Namun demikian, kondisi jalan ini terpaksa di harus di lalui oleh warga Dusun Pemoles, Dusun Gerintuk 1 dan juga Dusun Gerintuk 2 Desa Batu Jangkih. Itu lantaran tidak ada akses jalan lain untuk menempuh tempat tinggal mereka.

Mirisnya lagi, selain di rasakan oleh warga sekitar, kondisi jalan ini juga menjadi keluhan para tenaga pengajar yang ada di SDN 1 Gerintuk. Dimana para tenaga pengajar yang mayoritas dari luar desa setiap hari berjibaku dengan kondisi tersebut setiap hari.

Salah seorang warga, Khairil Anwar menjelaskan jika setiap tenaga pengajar yang baru di sekolah tersebut selalu mengeluhkan kondisi akses jalan tersebut, bahkan dirinya mencatat semua tenaga pengajar sempat juga mengalami insiden jatuh, terpeleset, dan lainnya akibat jalan rusak tersebut.

“Mereka pasti mengeluh kondisi jalan untuk pertama kali, rata- rata bapak dan ibu guru pernah jatuh di jalan menuju SD ini,” terangnya.

Menurutnya jalan ini mestinya harus segera di perhatikan oleh pemerintah, sebab menurutnya warga pemoles dan dua dusun lainnya masih terisolir akibat akses jalan yang mereka lalui setiap hari tersebut.

Pihaknya berharap agar kondisi jalan yang rusak parah ini dapat menjadi perhatian menteri pendidikan dan kebudayaan republik indonesia. Dimana pihaknya berharap ada tindakan langsung dari pemerintah pusat untuk bisa membantu warga yang sangat membutuhkan akses jalan tersebut.

“Surat terbuka kepada yang terhormat Menpan RB, Mendikbud mas Nadiem di Jakarta, Assalamualaikum Warahmatullahi  Wabarakatuh, ijin menyampaikan kondisi keadaan infrastruktur menuju SDN gerintuk yang berlokasi di daerah terpencil, terisolir.yang sejak puluhan tahun tidak pernah diperbaiki dan inilah jalan yang dilalui oleh tenaga pendidik guru – guru yang mengajar di SDN gerintuk dan juga jalan yang dilalui oleh masyarakat,” tegasnya.

Hal senada juga menjadi harapan Kades Batu Jangkih Saurim. Yang mana, pihaknya akan terus berupaya mencari peluang dan perhatian pemerintah agar akses jalan tersebut bisa segera di perbaiki.

“Kita berharap ada perhatian pemerintah agar akses jalan ini bisa segera di perbaiki, ini kondisinya sangat memprihatinkan,” tandasnya.(ndi)

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 251

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *