LOBAR—Prestasi gemilang diukir Lombok Barat (Lobar) di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026. Kontingen Lobar berhasil meraih top 3 dengan raihan 74 medali emas, 103 perak, dan 116 perunggu (total 293). Terpaut selisih 26 medali emas dari Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) di posisi ke-2 dengan koleksi 100 medali emas, 76 perak, dan 123 perunggu dengan total medali 299 buah. Sementara posisi pertama kembali diraih juara bertahan Kota Mataram dengan koleksi medali emas yang fantastis 181 medali emas, 123 perak, dan 111 perunggu.
Prestasi ini meningkat dibandingkan saat Porprov XI 2023 lalu di mana Lobar bertengger di posisi ke-6 dengan torehan 40 medali emas, 48 perak, dan 60 perunggu (148 medali). Wakil Bupati Lobar Hj. Nurul Adha yang menjalankan tugas Bupati, bersyukur dan mengapresiasi hasil jerih payah para atlet dan pelatih yang sudah berjuang.
“Alhamdulillah bersyukur, bangga dengan para atlet kita yang meraih 74 medali emas, dan meningkatkan peringkat kita (Lobar) dari posisi 6 (Porprov 2023) menjadi posisi 3 (Porprov 2026),” terang Wabup selepas acara penutupan Porprov di GOR 17 Desember Turide Kota Mataram, Sabtu (25/7).
Berbagai kondisi maupun keterbatasan anggaran tidak lantas membuat semangat juang para atlet Lobar memudar. Justru prestasi diukir hingga mengharumkan nama daerah. Ummi Nurul pun merasa bangga, dan berharap semangat juang itu akan terus tertanam menghadapi berbagai kejuaraan ke depannya.
“Seluruh official (kontingen), seluruh atlet, pelatih luar biasa. Ini semangat yang baik untuk Lombok Barat, mudah-mudahan Porprov yang akan datang peringkat Lobar naik dan terus naik (juara 1),” harapnya.
Tidak sampai di situ, Ummi Nurul sudah menyiapkan bonus para atlet dan pelatih berprestasi penyumbang medali.
“Insyaallah kita atur (bonus) di Anggaran Perubahan (APBD),” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Lobar, Abubakar Abdullah menilai raihan peringkat ke-3 Porprov ini hasil kerja keras para atlet, pelatih, dan Pengurus Cabang Olahraga (Cabor). Pihaknya di KONI hanya mendukung dan memfasilitasi cabor berjuang di Porprov.
“Allah sudah memberikan satu jalan kemenangan. Ini berkat ikhtiar bersama, jadi kemenangan ini adalah kemenangan Lobar,” jelasnya.
Pihaknya bersyukur dengan raihan top 3 itu. Meski anggaran Porprov paling buncit/tersedikit dari kabupaten/kota lain, namun keterbatasan itu diubah menjadi semangat juang.
Bahkan ke depan pihaknya menargetkan Lobar menjadi juara umum saat Porprov mendatang.
“Di tahun berikutnya kalau anggaran ditambah pemerintah daerah, atlet yang sudah berprestasi dipertahankan, diperhatikan kesejahteraannya, insyaallah akan bisa juara umum,” pungkasnya.
Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua KONI Lobar Bidang Pembinaan Prestasi, Dr. Syamsuriansyah terharu dan bangga dengan raihan para atlet, pelatih, dan cabor mengantarkan Lobar masuk top 3 Porprov.
“Karena di tengah keterbatasan anggaran, seluruh cabor di Lobar bisa memaksimalkan dengan baik. Tentu ini menjadi motivasi kami ke depannya memperbaiki sisi anggaran dan tentu pembinaan atlet,” ucapnya.
Pihaknya pun cukup optimistis menyongsong Porprov berikutnya. Sebab dengan anggaran terbatas, para kontingen bisa mengantarkan prestasi hingga top 3. Sehingga dengan penambahan anggaran berikutnya tentu target juara 1 bukan mustahil terjadi.
“Dengan anggaran Rp1 miliar saja dari posisi 6 bisa menjadi 3 besar. Mohon dukungan seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, DPRD Lobar, hingga cabor. Selamat sekali lagi untuk para atlet, pelatih, dan cabor,” pungkasnya. (win)
