Masyarakat bersama jamaah antusias melaksanakan gotong royong.

LOMBOK TENGAH — Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pendidikan agama terpancar kuat dari masyarakat Dusun Esoh, Desa Kelebuh, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah.

Senin (18/5/2026), ratusan jamaah bersama elemen masyarakat setempat bergotong royong melaksanakan pengecoran dak beton lantai dua Pondok Pesantren Darul Ijtihad Arrahmaniyyi. Pembangunan fasilitas pendidikan tersebut dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Sejak pagi hari, warga dari berbagai kalangan, baik pria maupun wanita, tampak bahu-membahu melangsir material berupa semen, pasir, hingga batu untuk mempercepat proses pembangunan gedung yang nantinya akan digunakan sebagai sarana belajar para santri.

Kegiatan sosial dan keagamaan ini diinisiasi langsung oleh pendiri Yayasan Darul Ijtihad Arrahmaniyyi, Ust. Sahman Jagat. Kehadiran beliau di tengah-tengah masyarakat turut membakar semangat jamaah yang dengan penuh keikhlasan mengikuti kerja bakti tersebut.

Sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat juga hadir memberikan dukungan dalam kegiatan itu, di antaranya Ust. Lalu Wildan Arsyad, Ust. Jumawan Hamid, Ust. Adum Khairi, serta tokoh masyarakat Bapak Suminggah.

Selain itu, Kapolsek Praya Tengah bersama jajaran turut hadir meninjau lokasi kegiatan. Kehadiran aparat kepolisian tersebut sebagai bentuk dukungan moril sekaligus memastikan proses gotong royong berjalan aman, tertib, dan lancar.

Pengecoran lantai dua ini menjadi momentum penting dalam pengembangan Pondok Pesantren Darul Ijtihad Arrahmaniyyi yang telah terdaftar resmi dengan nomor AHU-0002995.AH.01.04.TAHUN 2022. Melalui pembangunan berbasis swadaya masyarakat ini, warga Dusun Esoh menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pendidikan agama tetap menjadi kekuatan utama dalam mencetak generasi penerus bangsa yang islami dan berakhlak mulia.
Hingga berita ini diturunkan, proses pengecoran masih terus berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.

Canda tawa warga yang tetap bersemangat di tengah lelah menjadi gambaran eratnya solidaritas masyarakat dalam membangun rumah ibadah dan tempat menuntut ilmu bagi generasi mendatang. (red)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *